
Dishub Sulteng: Angkutan Natal Lancar Dan Aman

Palu, (antarasulteng.com) - Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Tengah Hendro Surahmat mengatakan bahwa angkutan Natal dan Tahun Baru di daerah ini berjalan aman, tertib dan lancar.
"Semua angkutan Natal dan Tahun Baru baik darat, udara maupun laut lancar, tak ada laporan adanya hambatan dan kecelakaan yang berat," katanya saat dihubungi di Palu, Selasa.
Hendro mengatakan keberhasilan tersebut berkat adanya kerja sama dan koordinasi yang baik antara semua pihak terkait, baik pemerintah, pengusaha angkutan maupun penumpang dan masyarakat di sepanjang jalur angkutan.
Hingga dua hari menjelang Tahun Baru, kata Hendro, tidak ada peristiwa atau gangguan yang menghambat kelancaran angkutan Natal dan Tahun Baru seperti tanah longsor atau kecelakaan lalulintas.
Posko utama angkutan Natal dan Tahun Baru tidak menerima satupun informasi menyangkut hambatan dan gangguan yang dialami moda transportasi darat, udara dan laut, katanya.
Demikian pula tidak terlihat adanya penumpukan penumpang di terminal, bandara dan pelabuhan.
Hendro mengatakan arus penumpang lewat darat, udara dan laut mengalami peningkatan. Paling tinggi peningkatan terjadi pada transportasi udara yang mencapai hingga 20 persen.
Sementara arus penumpang transportasi darat dan laut mengalami peningkatan sekitar 10 persen dari sebelumnya.
Meski arus penumpang meningkat, tetapi masih dapat diimbangi jumlah moda transportasi cukup memadai.
Misalkan lewat darat, penumpang masih dapat dilayani bis-bis angkutan kota dalam provinsi dan angkutan kota antarprovinsi, khususnya ke daerah-daerah yang penduduknya banyak beragama Kristen seperti Sulawesi Utara dan Tanah Toraja, Sulsel serta Kabupaten Poso dan Morowali Utara di Sulteng.
Begitu pula lewat udara, jumlah maskapai yang ada cukup memadai.
Guna kelancaran arus angkutan Natal dan Tahun Baru di Sulteng, pemerintah daerah menyiapkan posko-posko di beberapa titik rawan kecelakaan, kantibmas dan bencana alam.
Posko tidak hanya di terminal, bandara dan pelabuhan, tetapi juga di beberapa sudut kota dan poros rawan seperti di ruas jalan Kebun Kopi pada poros Taweli-Toboli.
Di jalur tersebut ada posko yang melibatkan sejumlah instansi seperti Dishub, Kepolisian dan Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Jalur Kebun Kopi selama ini rawan kecelakaan dan bencana tanah longsor.
Namun sejak H-7 hingga dua hari menjelang Tahun Baru tidak ada kecelakaan dan bencana tanah longsor yang terjdi di poros tersebut.
Pewarta : Anas Masa
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
