Logo Header Antaranews Sulteng

Esemka Jalani Uji Emisi Mei

Jumat, 27 April 2012 10:10 WIB
Image Print
Mobil Esemka (ANTARA)
Kami sekarang ini juga tengah menyelesaikan surat-surat ke BTMP sebagai persiapan untuk menjalani uji emisi ulangan tersebut,"

Solo, (ANTARA Sulteng) - Mobil Esemka kembali menjalani uji emisi pada pertengahan Mei 2012.

"Untuk uji emisi kali ini akan membawa dua mobil sekaligus yakni mobil Esemka Rajawali yang menjadi mobil dinas Wali Kota Surakarta dan Wakil Wali Kota Surakarta," kata Wakil Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo.

Dia mengatakan pihaknya telah persiapan dua mobil untuk menjalani uji emisi itu yaitu AD 1 A dan AD 2 A.

Ia mengatakan, PT Solo Manufaktur Kreasi (PT SMK) sampai sekarang ini masih terus melakukan perbaikan dan pembenahan untuk menyempurnakan mobil Esemka Rajawali sebelum menjalani uji emisi ulang di Balai Thermodinamika Motor dan Propulsi (BTMP) Serpong, Tangerang.

"Kami sekarang ini juga tengah menyelesaikan surat-surat ke BTMP sebagai persiapan untuk menjalani uji emisi ulangan tersebut," kata Rudy sambil menambahkan untuk uji emisi kali ini dirinya tidak lagi mengendarai mobil rakitan anak SMK tersebut ke Jakarta..

Mobil Esemka akan dibawa dengan truk trailler untuk lebih menjamin kondisi mesin tetap prima saat uji emisi.

Rudy memastikan pihaknya tetap mengemas keberangkatan Esemka ke BTMP dengan acara pemberangkatan bernuansa budaya dan lebih meriah dari pemberangkatan uji emisi yang pertama.

Ia mengatakan, PT SMK juga terus melakukan penyempurnaan di bagian Electronic Control Unit (ECU) dan Katalis Konverter dari mobil Esemka. Selain itu, pihaknya juga masih berkonsentrasi pada proses rework body untuk menurunkan berat mobil Esemka dari 2,4 ton menjadi 1,4 ton sesuai standar mobil berjenis Sport Utility Vehicle.

Direktur Pelayanan dan Pengembangan Solo Techno Park (STP), Gampang Sarwono menjelaskan saat ini pihaknya tengah memproses pembuatan dies dan mold atau cetakan body pintu dan kap mesin mobil Esemka.

Ia mengatakan, dengan cetakan baru tersebut bisa dibuat pintu dan kap mobil yang lebih ringan sehingga bisa mereduksi bobot Esemka.

"Sekarang kita sedang dalam proses pembuatan cetakannya. Harapannya dengan pintu dan kap mesin yang lebih ringan sehingga bisa mengurangi bobot mobil Esemka hingga satu ton," katanya. (J005)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026