Logo Header Antaranews Sulteng

Badai Isaac Terjang Parade Romney

Selasa, 28 Agustus 2012 13:55 WIB
Image Print
ilustrasi (FOTO ANTARA/Iggoy el Fitra)

Tampa, Florida - Konvensi Partai Republik dibuka dengan isakan bukan dengan pukulan gong pada Senin karena badai Tropis Isaac mengurangi pesta penobatan Mitt Romney pada sesi simbolis yang berlangsung kurang dari dua menit itu.

Hal ini menjadi awal yang kurang nyaman selama empat hari teater politik yang dibuat dengan hati-hati tersebut. Sebaliknya, badai Isaac menjadi sorotan karena mencapai kekuatan angin saat mendekati kekuatan badai di Teluk Meksiko dan akan menuju New Orleans.

Ketua Komite Nasional Partai Republik Reince Preibus yang menyatakan reses di ruangan yang hampir sebagian besar kosong sebelum dimulainya sidang, mengatakan pikiran dan doa pertama dan terutama ditujukan kepada orang-orang di pantai Teluk.

Naskah asli ditujukan kepada ribuan delegasi yang bersorak-sorai untuk mencalonkan Romney secara resmi menjadi penantang Presiden Barack Obama pada pemilihan presiden 6 November nanti, meluncurkan pidato yang telah diperiksa dengan baik oleh tokoh-tokoh partai itu.

Apel itu sendiri akan digelar pada Selasa Sore karena konvensi di Tampa, Florida, sedang berlangsung.

Bersaing dengan Obama pada 10 pekan menjelang hari pemilihan, Romney berharap memanfaatkan konvensi tersebut untuk menyusun kembali citranya setelah berbulan-bulan rusak karena serangan dari Gedung Putih atas kerahasiaan pajak dan rekam jejak bisnisnya.

Banyak pemilih AS tidak benar-benar mendengarkan sampai musim konvensi dimulai.

Obama dan Partai Demokrat menggelar pekan depan mereka di Charlotte, North Carolina, sehingga Tampa menjadi kesempatan besar bagi Romney untuk merangkai kembali citranya.

Persaingan menjelang pemilihan tersebut telah dibayangi oleh pernyataan panas dari Todd Akin, seorang anggota Kongres Partai Republik yang mencari kursi Senat di Missouri, yang menyarankan tubuh wanita dapat mencegah kehamilan setelah "pemerkosaan yang sah". (Ant/AFP)



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026