Logo Header Antaranews Sulteng

DPR RI apresiasi peran PHE dalam jaga ketahanan energi nasional

Minggu, 28 Mei 2023 21:41 WIB
Image Print
Anggota Komisi VI DPR Ri, Supratman Andi Agtas saat melakukan sosialisasi kepada kalangan Masyarakat, Kelompok pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan Universitas tentang PHE, Minggu (28/5/2023). (ANTARA/HO-Dokumentasi PHE)

Palu (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ri melalui Komisi VI mengapresiasi peran Pertamina Hulu Energy (PHE) dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota Komisi VI DPR Ri, Supratman Andi Agtas saat melakukan sosialisasi kepada kalangan masyarakat, kelompok pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan universitas tentang PHE, Minggu (28/5).
"Kami apresiasi kinerja PHE yang telah memberikan kontribusi sebesar 68 persen produksi minyak nasional dan 34 persen produksi gas nasional," katanya dalam keterangan tertulisnya kepada ANTARA.
Menurut dia, PHE berupaya untuk melakukan program dekarbonisasi untuk mencapai Green Startegy Holding, seperti pemanfaatan sumber energi gas sebagai energi transisi yang rendah emisi dan ramah lingkungan.
"Tentunya PHE ini sudah siap untuk menghadapi tantangan kedepannya yakni perubahan komposisi energi akan beralih ke energi baru terbarukan berdasarkan data Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang diprediksi akan di mulai pada tahun 2050," katanya.
Saat ini, kata dia, PHE menggunakan tiga strategi untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.
Pertama, melawan laju penurunan di wilayah kerja eksisting, kemudian kedua melakukan pengeboran sumur eksplorasi untuk mencari potensi cadangan baru untuk menjaga keberlanjutan, dan ketiga menjalankan akuisisi di wilayah kerja baru dengan bekerjasama melalui partner dan melakukan ekspansi.
"Dalam menjaga pasokan sumber energi kini Pertamina memiliki lima regional sebagai sumber pemasok energi diantaranya Regional International, Regional Sumatera, Regional Kalimantan dan Regional Indonesia Timur," katanya.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026