
Deputi Menko PMK Bagi Sepeda Anak Sekolah
Kamis, 20 Oktober 2016 19:52 WIB

Palu, (antarasulteng.com) - Deputi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Agus Sartono membagikan tiga sepeda untuk anak sekolah pada peringatan Hari Aksara Internasional di Kota Palu, Kamis.
Selain sepeda, Agus juga membagikan tiga bingkisan kepada tiga anak sekolah lain pada kesempatan yang sama.
Pada acara itu, Agus membacakan sambutan Menko PMK Puan Maharani yang berhalangan hadir karena mengikuti rapat kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Usai membacakan sambutan, Agus kemudian meminta enam anak sekolah yang berada di sisi kanan dan kanan untuk naik ke panggung.
"Yang anak-anak saja. Yang dewasa gak usah," kata Agus setelah melihat orang dewasa yang mengantar anaknya naik ke panggung.
Anak-anak yang berpakaian olahraga asal sekolahnya masing-masing itu diberi aneka pertanyaan yang ringan untuk mendapatkan hadiah itu.
"Siapa nama Presiden kita yang puteri. Yang bisa jawab angkat tangan," kata Agus sambil menatap enam anak yang berdiri berjajar rapi menghadap ke depan.
Seorang siswa puteri yang bisa menjawab langsung mendapatkan hadiah sepeda.
Saat diminta menyebutkan nama Menko PMK, seorang siswa juga bisa menjawab nama Puan Maharani kendati tidak terlalu lancar menyebutkan.
Ahsan, anak baru kelas 2 tidak diberi pertanyaan oleh Agus namun hanya diminta menyuruh menyanyi. Saat menyanyi "Balonku Ada Lima", dia menyebut jumlah balon ada 4 dan bukan 5. namun tetap mendapatkan hadiah.
"Balonnya kok cuma 45. Mungkin lagunya berubah karena Hari Aksara Internasional," katanya.
Pertanyanaan lain adalah membaca surat pendek di Al Quran yang juga bisa terjawab dengan baik.
Pertanyaan terakhir adalah menerjemahkan Bahasa Inggris ke Bahasa Kaili yang merupakan bahasa warga asli Kota Palu. Semua pertanyaan bisa terjawab dengan lancar.
"Saya sedikit bisa tahu Bahasa Kaili karena cucu saya ada darah Kaili juga," katanya.
Dia tidak menyebutkan isi bingkisan itu namun menyatakan bahwa itu berasal dari Kantor Badan Zakat Nasional (Baznas).
Seorang anak yang gembira dapat sepeda langsung mengayuh sepeda dari tengah lapangan menuju ke barisan tempat dia mengikuti Hari Aksara Internasional di sisi kanan panggung.
Acara Hari Aksara Internasional itu tidak dihadiri oleh Meno PMK, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy serta Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola karena sedang mengikuti rapat kabinet di Jakarta.
Pewarta : Santoso
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
