Umat Budha Di Palu Sumbang Untuk Rohingya

id rohingnya

Anak-anak Rohingya terpaksa meninggalkan negerinya demi menghindari konflik kekerasan yang kembali meletup di Myanmar. (Reuters) (reuters)

Palu,  (antarasulteng.com) - Umat Budha di Kota Palu ikut memberikan dukungan dan kepedulian terhadap konflik yang menimpa umat muslim Rohingya di Myanmar dalam bentuk pembukaan posko peduli muslim Rohingya di sekolah Karunadipa Palu.

Bantuan yang berhasil dikumpulkan berupa uang tunai Rp6,6 juta yang diserahkan langsung Ketua Majelis Agama Budha Sulteng Wijaya Chandra untuk disalurkan melalui Front Pembela Islam (FPI) Sulteng.

"Kami berharap ini bisa bermanfaat untuk meringankan beban muslim Rohingnya," kata Wijaya saat bersama massa FPI dalam aksi Peduli Rohingya di Bundaran Hasanuddin Palu, Jumat.

Wijaya Chandra mengaku malu pada Biksu Wirathu dan kelompok Budha radikal Myanmar yang berkedok baju biksu namun melakukan tindakan tidak manusiawi kepada etnis muslim Rohingya di Myanmar.

"Saya tidak mengakui dia biksu karena mungkin dia hanya beli baju kiloan. Dia tidak melaksanakan ajaran yang benar tentang cinta kasih dalam semua agama," katanya.

Umat Budha di Palu, kata dia, sangat bersyukur hidup berdampingan dengan mayoritas muslim, karena agama Budha yang minoritas terlindungi dengan baik.

Secara pribadi dan atas nama umat Budha, dia mengecam segala kekerasan yang terjadi di Rohingya. Empat tahun lalu pihaknya sudah menyurat resmi ke pusat, dan diteruskan kepada pemerintah Myanmar agar kasus kekerasan terhadap etnis Rohingya itu dihentikan.

Wijaya juga mengucapkan terima kasih kepada FPI Sulteng selama ini sudah menjadi pelindung bagi penganut agama minoritas Sulteng.

Dalam aksi itu, massa FPI Sulteng menuntut Pemerintah RI agar mengusir Duta Besar Myanmar dari Indonesia. Mereka juga meminta agar menyeret Aung San Suu Kyi ke pengadilan Internasional atas kejahatan kemanusiaan.

FPI sendiri telah membuka pendaftaran jihad ke Rohingya untuk membela kaum Muslim Rohingya. Salah satu posko pendaftaran FPI berada di wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Beberapa hari lalu, massa dari Forum Umat Islam (FUI) Sulteng juga berunjukrasa di halaman Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng. (skd) 
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar