Logo Header Antaranews Sulteng

Sigi usulkan bangun Sekolah Rakyat berkapasitas 750 siswa

Jumat, 21 November 2025 11:43 WIB
Image Print
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae. ANTARA/HO-Pemkab Sigi

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat di daerah itu sebanyak 30 rombongan belajar (Rombel) dengan kapasitas 750 peserta didik.

Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengatakan sudah menyerahkan proposal ke Kementerian Sosial terkait jenjang pendidikan di sekolah rakyat meliputi SD, SMP dan SMA di Kabupaten Sigi.

"Dalam usulan itu kami meminta agar pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sigi bisa berjalan mulai tahun ajaran 2026/2027," kata Rizal saat ditemui awak media di Sigi, Jumat.

Ia menuturkan lokasi pembangunan sekolah rakyat yang disetujui oleh Kementerian Sosial dan PU dengan menggunakan lahan seluas 6 hektare di Desa Oloboju, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi.

"Sejumlah infrastruktur dibutuhkan pada Sekolah Sakyat di Sigi meliputi gedung sekolah, asrama, sarana penunjang pembelajaran, dan fasilitas pembinaan karakter," ucapnya.

Rizal mengemukakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan komitmen strategis guna menyediakan akses pendidikan yang layak dan relevan bagi seluruh anak-anak di Kabupaten Sigi.

"Berdasarkan aturan prioritas yang bisa masuk di sekolah rakyat, yakni anak dari keluarga miskin, anak putus sekolah, termasuk anak yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)," sebutnya.

Pemerintah daerah memastikan ke depan tidak ada lagi anak-anak di Sigi tidak mendapatkan pendidikan karena faktor ekonomi.

Sementara itu, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono memastikan segera menindaklanjuti proposal pembangunan Sekolah Rakyat oleh Pemkab Sigi.

"Insya Allah Sekolah Rakyat di Kabupaten Sigi mulai tahun depan sebagai kategori prioritas. karena sudah memiliki Sekolah Rakyat rintisan yang berada di Sentra Nipotowe sebanyak 2 rombel," kata Agus.

Agus menyebutkan pemerataan akses pendidikan menjadi salah satu pilar penting dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

"Tentunya melalui pembangunan sumber daya manusia sebagai jalan memutus rantai kemiskinan," ucap dia.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026