Logo Header Antaranews Sulteng

Pemkab Sigi dorong wirausaha kerajinan lokal gunakan ATBM

Kamis, 27 November 2025 18:50 WIB
Image Print
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae membuka kegiatan pelatihan tenun alat tenun bukan mesin pada sektor industri kerajinan daerah lokal di Kabupaten Sigi, Sulteng, Kamis (27/11/2025). ANTARA/HO-Pemkab Sigi

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), mendorong wirausaha setempat yang bergerak pada sektor industri kerajinan daerah menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) dalam memaksimalkan produksinya.

Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengatakan pentingnya pelatihan tenun alat tenun bukan mesin (ATBM) sebagai bagian dari program koordinasi, sinkronisasi dan pelaksanaan pemberdayaan industri serta peran masyarakat.

"Tentunya ini bertujuan dalam mendukung tumbuhnya wirausaha baru dengan menghadirkan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sigi, sehingga ke depan dapat menjadi langkah awal dalam melahirkan pengrajin tenun yang mandiri serta meningkatkan daya saing industri kerajinan lokal," kata Rizal saat ditemui awak media di Sigi, Kamis.

Ia mengemukakan pengembangan industri kerajinan merupakan salah satu sektor strategis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Harapannya melalui pelatihan ini, masyarakat yang mengikuti pelatihan tersebut dapat menambah keterampilan dan menciptakan produk tenun khas Sigi yang mampu bersaing baik di tingkat nasional maupun mancanegara," ucapnya.

Ia menuturkan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung tumbuhnya wirausaha baru demi kemandirian ekonomi masyarakat di Kabupaten Sigi.

Menurut dia, pelatihan tersebut bukan hanya sekadar proses belajar teknik menenun, tetapi juga pondasi penguatan industri kerajinan daerah.

"Pelatihan ini bukan hanya belajar bagaimana caranya menenun, tetapi tentang membangun cikal bakal industri kerajinan baru di Kabupaten Sigi, sehingga terdapat langkah strategis pemda untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," sebutnya.

Rizal berharap ke depan dapat tercipta inovasi, kreativitas, dan peluang usaha baru yang mampu menyerap tenaga kerja serta memperkuat identitas budaya daerah melalui karya-karya tenun lokal.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026