
Terminal Palu sebut jumlah penumpang naik 117 persen libur Nataru

Palu (ANTARA) - Otoritas pengelola Terminal Mamboro Palu, Sulawesi Tengah mencatat jumlah penumpang menggunakan transportasi darat naik 117 persen selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
"Terjadi lonjakan signifikan, aktivitas di terminal cukup padat, baik dari sisi kendaraan maupun penumpang selama masa libur Nataru dibandingan periode yang sama tahun sebelumnya," kata Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Mamboro Waldi Sangkota, Minggu.
Ia menjelaskan hingga awal Januari 2026 tercatat kenaikan jumlah kendaraan sebesar 163 persen dan penumpang sebesar 117 persen, pihaknya juga telah menyiapkan armada angkutan antarkota-antarprovinsi (AKAP) selama masa libur Nataru dengan rute utama Palu–Makassar, Palu–Manado, Palu–Gorontalo, dan Palu–Toraja.
Dari rute tersebut, tujuan Palu–Makassar, Palu–Manado, dan Palu–Toraja masih mendominasi pergerakan penumpang.
"Sejak 26 Desember 2025, rata-rata terdapat 24 unit armada yang berangkat setiap hari dari Terminal Mamboro dengan jumlah penumpang sekitar 300 hingga 400 orang per hari, termasuk penumpang dewasa dan anak-anak," ujarnya.
Jadwal keberangkatan armada dimulai pukul 07.00 Wita, sedangkan kedatangan kendaraan berlangsung antara pukul 11.00 hingga 16.00 Wita.
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, sejumlah perusahaan otobus menyiapkan perjalanan tambahan pada sore hingga malam hari, meskipun jadwal reguler umumnya dilakukan pada pagi hari.
Ia mengemukakan, puncak arus balik Nataru diperkirakan terjadi pada Sabtu (3/1) dengan jumlah penumpang meningkat hingga dua kali lipat dari hari biasa.
“Kami perkirakan jumlah penumpang yang berangkat bisa mencapai sekitar 700 hingga 800 orang pada puncak arus balik,” ucap Waldi.
Ia juga mengimbau para penumpang mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan, termasuk larangan membawa barang berbahaya seperti tabung gas ke dalam kendaraan.
Selain itu, kendaraan roda dua yang diangkut juga tidak diperbolehkan membawa bahan bakar minyak di dalam tangki.
“Aturan ini merupakan standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan setiap angkutan Lebaran maupun Nataru demi keselamatan bersama,” kata dia.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
