
Pemkab Parigi Moutong optimis bisa padamkan api karhutla

Parigi, Sulteng (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah optimis dapat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah itu.
"Hingga hari ke delapan bencana karhutla, tim telah bekerja keras. Upaya pemadaman telah menunjukkan progres yang positif, kami optimis bisa teratasi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong Moh Rivai di Parigi, Minggu.
Ia menjelaskan hari ke delapan karhutla tim terpadu menyisir delapan titik kebakaran, hingga Minggu (8/2) sore petugas di lapangan berhasil memadamkan api.
Pemadaman dititik lain dilanjutkan pada Senin pagi, yang mana titik selanjutnya petugas melakukan pembersihan karena masih terdeteksi bara api di atas gunung di bekas lahan terbakar.
"Tersisa saat ini tinggal bara api, kami berharap tidak terjadi angin kencang. Angin bisa berpotensi membawa bara ke titik lain dan bisa memicu kebakaran baru. Jarak ke titik tersebut sekitar 10 kilometer dan hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki," ujarnya.
Ia mengemukakan tim terpadu penanganan karhutla telah dibagi menjadi beberapa kelompok untuk agenda pemadaman selanjutnya, dengan skema penggunaan alat tanki semprot, sedangkan mobil pemadam kebakaran tetap disiagakan.
"Cara yang kami gunakan saat ini sangat efektif dengan kondisi medan yang tidak memungkinkan ditembus mobil pemadam kebakaran. Meski alat sederhana tapi hasilnya sangat efektif," ucap Rivai.
Menurut data BPBD setempat total luas lahan terdampak 147 hektare, yang mana sebelumnya luas lahan terdampak sekitar 90 hektare.
Adapun lahan terdampak karhutla yakni Dusun IV Desa Toboli dan Dusun I Desa Avolua 29 hektare, kemudian Dusun II dan III Desa Avolua 99 hektdan, perbatasan Desa Avodan, Kecamatan Parigi Utara dan Uevolo, Kecamatan Siniu 19,66 hektare, serta Desa Towera, Kecamatan Siniu 2,2 hektare.
"Kerja sama di lapangan menentukan keberhasilan kegiatan penanganan karhutla. Kami mengapresiasi kerja-kerja mereka," kata dia.
Ia menambahkan, ada pun jumlah tim terpadu penanggulangan karhutla sebanyak 334 orang, selain itu petugas juga di dukung 12 kendaraan operasional, tiga di antaranya mobil damkar dan sisanya mobil tanki suplai air selain itu kegiatan penanganan mendapat bantuan 70 unit tanki semprot untuk pemadaman api.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
