Logo Header Antaranews Sulteng

Donggala segera bangun pos pengawasan pangan di tapal batas

Kamis, 12 Februari 2026 20:35 WIB
Image Print
Bupati Donggala Vera Elena Laruni saat ditemui awak media di Banawa, Kabupaten Donggala, Sulteng. ANTARA/HO-Pemkab Donggala

Donggala (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) memastikan segera mendirikan pos pengawasan pangan di beberapa lokasi strategis pada wilayah perbatasan daerah tersebut.

Bupati Donggala Vera Elena Laruni mengatakan pos pengawasan tersebut menjadi salah satu langkah untuk memantau distribusi bahan pangan tetap terkendali khususnya selama Ramadhan 2026.

"Jadi pos pengawasan ini bertujuan agar kebutuhan masyarakat tetap bisa terpenuhi selama Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri mendatang," kata Vera saat dihubungi di Banawa, Kamis.

Ia menuturkan lokasi pos pengawasan itu ditempatkan pada wilayah perbatasan seperti perbatasan Ogoamas Toli-Toli, Tambu-Kasimbar, Nupabomba-Parigi Moutong, dan perbatasan Sulawesi Barat-Banawa Selatan.

"Tentunya penempatan pos ini sesuai arahan gubernur, karena akses masuk ke Donggala cukup banyak, sehingga pemerintah daerah ingin memastikan pergerakan pangan terpantau dengan baik," ucapnya.

Ia mengemukakan salah satu manfaat pos pengawasan itu dapat mengawasi arus distribusi komoditas strategis, mencegah keluarnya stok secara berlebihan ke luar daerah, serta menekan potensi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.

"Berdasarkan laporan bahwa adanya aliran stok bahan pangan ke luar daerah seperti Kalimantan karena harga jual lebih tinggi," sebutnya.

Menurut dia, pemerintah daerah juga menyoroti rantai distribusi yang belum efisien di Kabupaten Donggala.

"Hasil pertanian di Donggala ini lebih banyak dibawa dan dijual di Kota Palu, setelah itu kembali dijual di pasar lokal sehingga menambah biaya dan memicu kenaikan harga," kata dia.

Vera berharap dengan adanya pos pengawasan tersebut distribusi bahan pangan di daerah bisa terkontrol sehingga stok pangan dalam daerah tetap stabil.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026