Sistem Kelistrikan Di Sulteng Segera Normal

id pln

ILustrasi--Mesin PLN (antaranews)

Palu,  (antarasulteng.com) - PT PLN (Persero) Area Palu segera menormalkan sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Tengah setelah sempat mengalami gangguan pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeneponto Makasar dan Punagaya Sulawesi Barat yang berdampak pada PLTU Sulewana Poso.

Humas PLN area Palu, Yudha Fasya di Palu, Jumat, mengatakan gangguan yang terjadi pada transmisi PLTU baru Makassar dan Jeneponto itu mengakibatkan daya yang masuk ke sistem kelistrikan Sulawesi Tengah berkurang 200 Megawatt.

"Pada pukul 16.30 Wita Kamis, pasokan listrik pada sistem Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Tengah yang terhubung dalam satu interkoneksi berkurang sekitar 200 Megawatt," kata Yudha.

Saat ini interkoneksi Sulawesi Selatan, Tengah dan Barat terhubung melalui transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi 150.000 volt (SUTT-150 kV) dari PLTU Baru, Makasar dan PLTU Punagaya.

Yudha mengatakan, gangguan pembangkit di PLTU Baru dan Punagaya tersebut berdampak pada sistem Sulawesi Tengah yakni daerah Poso, Tentena, Parigi, Donggala dan Palu.

Diperkirakan seluruh jariangan sudah normal kembali karena proses firing PLTU Jeneponto sudah mencapai 70 persen pasca pemeliharaan yang dilakukan oleh PLN.

Dia mengatakan jika PLTU Jeneponto dapat sinkron kembali dengan sistem interkoneksi Sulawesi Tengah sehingga defisit daya bisa segera teratasi.

Akibat dari gangguan itu sejumlah wilayah di Sulteng mengalami pemadaman secara bergilir.

Olehnya, pihak

PLN Area Palu memohon maaf kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi pada pelayanan kelistrikan di daerah tersebut.

"Mohon kesabaran dan juga dukungan masayarakat agar upaya PLN dalam menjaga suplai listrik dapat berjalan lancar," ujarnya.(skd)
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar