Muhamad Nadir disambut upacara adat di Parigi

id parimo,penjabat bupati,muhamad nadir

Penjabat Bupati Parigi Moutong Muhamad Nadir memasuki rumah jabatan di Parigi, Kamis (15/2) setelah melewati prosesi upara adat. (Antaranews Sulteng/Humas Pemda Parimo)

Muhamad Nadir: jangan ada ASN terlibat politik praktis selama pilkada berlangsung
Parigi (Antaranews Sulteng) - Penjabat Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tegah, Drs. Muhammad Nadir, M.Si disambut dengan prosesi adat saat pertama kali menginjakkan kaki di rumah jabatan Bupati Parigi Moutong di Kelurahan Loji, Kota Parigi, Kamis.

Prosesi adat tersebut dilakukan oleh Dewan Adat Patanggota Parigi Moutong dan setelah itu Muhamad Nadir bersilaturahmi kepada anggota forum komunikasi pimpinan daerah (forkompimda) seperti Kapolres Parigi Moutong AKBP Sirajuddin Ramli.

Muhamad Nadir yang juga Kepala Satpol PP Provinsi Sulteng itu kemudian bertandang ke Ketua KPU Amelia Idris, selanjutnya ke Panwaslu dan DPRD setempat.

Kunjungan ini, katanya, dilakukannya sebagai bentuk silaturahmi dengan unsur?unsur pendukung pemerintah daerah.

Menurutnya dia, selama pilkada berlangsung, ia dipercaya gubernur untuk memimpin roda pemerintahan karena bupati dan wakil bupati definitif kembali mencalonkan diri menjadi kontestan pilkada di daerah penghasil beras tersebut.

Karena itu, kunjungan ini juga sebagai bentuk silatirahmi sekaligus menjalin komunikasi yang baik dengan unsur?unsur forkompimda guna memperlancar pelaksanaan tugas ke depan.

Baca juga: Gubernur kukuhkan pjs Bupati Parimo dan Donggala

Beberapa tugas pokok yang harus ia jalankan selama menjabat sebagai penjabat bupati yaitu menyukseskan peyelenggaraan pilkada, memelihara ketenteraman dan ketertiban di masyarakat serta menjaga netralitas ASN.

Khusus untuk netralitas ASN, beliau mengatakan bahwa saat ini para ASN di daerah ini harus benar benar mentaati aturan yang telah dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri.

"Jangan ada ASN yang terlibat politik praktis. ASN dilarang melakukan perbuatan yang mengarah pada keberpihakan pada salah satu calon atau perbuatan yang mengindikasikan yang bersangkutan berafiliasi dengan partai politik pendukung calon tertentu," ucapnya.

Muhamad Nadir dilantik menjadi penjabat Bupati Parigi Moutong oleh Gubernur Sulteng Longki Djanggola di Palu, Kamis (14/2), karena bupati definitif Samsurizal Tombolotutu dan Wabubnya Badrun Nggai harus menjalani cuti karena menjadi calon bupati/wabub pada pilkada yang sedang berlangsung.

Pilkada Parigi Moutong diikuti tiga masangan calon yakni Samsurizal Tombolotutu/Badrun Nggai dengan nomor urut 1 diusung Partai Gerindra, PAN, PBB, PKS, PDIP dan PPP. Pasangan nomor urut 2 Erwin Burase-Rahmawaty Nur (Erabar) yang diusung Partai Golkar dan PKB dan nomor urut tiga pasangan H Amrullah Almahdali-Hj Yufni (Amin) yang diusung partai Demokrat dan Hanura. 

Tiga pasangan calon peserta Pilkada Parimo 2018 bersamaKetua KPU Amelia Idris keemapat kiri) (Antaranews Sulteng/Ridwan) 

Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar