Logo Header Antaranews Sulteng

DPP PKB Cek Mesin Partai Seluruh Indonesia

Rabu, 26 Desember 2012 22:30 WIB
Image Print
PKB (i)
Imam mengatakan dirinya sudah melihat adanya tanda-tanda kebangkitan PKB khususnya di Sulawesi Tengah."

Palu (antarasulteng.com) - Pengurus DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengecek pengurus wilayah dan cabang di seluruh Indonesia untuk memastikan bahwa mesin partai yang didirikan oleh tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama itu berfungsi baik menjelang Pemilu 2014.

"Sudah dua Minggu jaket PKB saya tidak cuci karena keliling terus, makanya malam ini saya minta maaf tidak pakai jaket PKB. Tadi baru dari Surabaya untuk mengecek mesin partai di sana langsung ke sini," kata Sekjen DPP PKB Imam Nahrowi pada pembukaan Muspimwil PKB Sulawesi Tengah, di Palu, Rabu malam.

Dia mengatakan mestinya Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar juga akan menghadiri Muspimwil tersebut, tetapi karena ada panggilan dari Presiden untuk rapat mendadak sehingga Muhaimin membatalkan kunjungannya ke Palu.

Imam mengatakan dirinya sudah melihat adanya tanda-tanda kebangkitan PKB khususnya di Sulawesi Tengah.

Tanda tersebut antara lain banyak masyarakat yang sukarela menyetor kartu tanda penduduk untuk dijadikan anggota PKB sehingga memudahkan partai ini ikut verifikasi di KPU dia semua daerah.

"Mereka ikhlas menyerahkan kartu tanda penduduk tanpa menggunakan cara-cara kotor," katanya.

Dia mengatakan semangat ber-PKB di Sulawesi Tengah juga tinggi karena hasil pengamatannya di lapangan dimana-mana terdapat logo PKB terpampang di tempat-tempat strategis.

Ia mengingatkan kepada seluruh kader PKB bahwa verifikasi di KPU bukan sekadar untuk memenuhi administrasi dan struktur pengurus partai tetapi sekaligus dimaknai sebagai bentuk kesolidan kader untuk memenangkan PKB pada Pemilu 2014.

"Meskipun kita tidak punya media massa, tetapi sekali kita berniat untuk maju jangan pernah mundur," katanya.

Anggota DPR RI itu mengatakan pada Pemilu 2009, banyak kalangan memprediksi PKB akan hilang dari peredaran, namun faktanya PKB tetap bertahan meskipun mengalami penurunan jumlah perolehan kursi di DPR RI.

"Pemilu 2014 kita target akan kembali meraih 59 kursi," katanya.

Imam mengatakan sejarah mencatat PKB pernah mengantarkan KH Abdurahman Wahid menjadi presiden RI tanpa menggunakan biaya.

"Salah satu kelebihan PKB tidak mencapai tujuan dengan cara-cara yang kotor," katanya.

Dia mengatakan jika ada kader PKB yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan maka ia akan berhadapan dengan pengurus Dewan Syuro.

Oleh sebab itu kata dia, PKB menggunakan istilah dewan syuro dalam struktur partai sehingga ada yang menegur pengurus dewan tanfidz.

"Kelebihan lain yang dimiliki PKB, selalu disemangati dengan selawat nabi," katanya.

Ia juga mengajak seluruh kader PKB agar selalu meminta dukungan doa dari siapa saja untuk kemenangan PKB 2014. (A055)



Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026