15 kontestan ikut Putri Pariwisata Indonesia Sulteng 2019

id Putri Pariwisata Sulteng,dinas pariwisata,sulteng

Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah I Nyoman Sariadinaya menyematkan selempang kepada salah satu finalis tanda dimulainya pemilihan Puteri Pariwisata Indonesia Sulteng 2019 di Vila Sutan Raja, Kota Palu, Senin (8/4) malam. (Antaranews Sulteng/Muh. Arsyandi)

Palu (ANTARA) - Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah memulai proses seleksi Puteri Pariwisata Indonesia Sulawesi Tengah Tahun 2019 untuk memilih salah satu yang terbaik di antara 15 kontestan yang diutus oleh pemerintah kabupaten dan kota di daerah ini.

Kepala Dinas Pariwisata Sulteng I Nyoman Sariadijaya yang dihubungi di Palu, Selasa, proses seleksi akan berlangsung sepekan dan hasilnya akan diumumkan pada puncak acara HUT ke-55 Provinsi Sulteng di Palu, 13 April 2019.

Pencanangan dimulainya seleksi tersebut digelar dalam sebuah acara gala dinner (makan malam bersama) di Villa Hotel Sutan Raja Palu, Senin (8/4) malam yang ditandai penyematan selempang oleh kepada salah satu finalis.

Nyoman menekankan kepada seluruh finalis agar terus berusaha menguasai destinasi-destinasi wisata di Sulteng, baik lokasi, kekayaan bahari dan alam, aksesibilitas, sarana dan prasarana yang tersedia agar bisa mempromosikan dengan jelas dan lengkap saat dibutuhkan.

"Seluruh destinasi wisata di Sulteng harus bisa dijelaskan baik wisata alam, wisata seni dan budaya dan wisata buatan yang ada di destinasi setiap daerah," katanya.

Menurut dia, finalis Puteri Pariwisata Indonesia Sulteng 2019 tidak bisa hanya menguasai destinasi wisata yang ada di daerah yang dia wakili untuk mengikuti ajang bergengsi yang diselenggarakan setahun sekali itu.

"Misal kontestan yang mewakili Kabupaten Poso, tidak bisa hanya menguasai destinasi wisata yang ada di Poso saja tapi juga yang ada di daerah lain. Hal-hal seperti itulah yang harus dikuasai. Kalau tidak, bisa malu nanti pas 'grand final' yang disaksikan masyarakat Sulteng dan para kepala daerah," ucapnya.

Ia juga meminta para finalis memanfaatkan telepon pintar (smartphone) yang dimiliki sebagai media belajar dan mencari tahu destinasi wisata apa saja yang ada di Sulteng beserta kelebihan dan fasilitas unggulan yang ada di sana.

Lewat pelatihan dan karantina yang dilaksanakan selama proses seleksi, para finalis dapat menggali dan mengasah minat dan bakat maupun potensi yang ada pada diri 15 finalis.

"Walau adik-adik finalis tidak terpilih setidaknya minat dan bakatnya dapat terasah maupun dapat menemukan potensi yang ada dalam diri adik-adik finalis," ujarnya.

Pemilihan Puteri Pariwisata Indonesia Sulteng 2019 diikuti oleh finalis dari sejumlah daerah di Sulteng. Hanya Kabupaten Buol dan Banggai Kepulauan yang tidak mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti ajang tersebut.

Baca juga: Sulteng gelar 30 atraksi wisata untuk pulihkan sektor pariwisata
Baca juga: Gubernur: sadar wisata masyarakat Sulteng harus terus ditingkatkan
Baca juga: Gubernur: prospek wisata Sulteng pasacabencana bagus, stakeholder jangan 'tidur'

 
Pulau Papan, salah satu spot penyelaman yang indah di Kepulauan Togean, destinasi wisata unggulan Sulteng yang pernah dicanangkan Presiden Megawati sebagai edestinasi wisata unggulan nasional. (Istimewa)
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar