
Jembatan Ambruk di Poso Belum Diperbaiki

Palu (antarasulteng.com) - Jembatan abruk di Desa Mayoa, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah hingga kini belum juga diperbaiki instansi berwenang.
"Kami terpaksa ganti bus untuk bisa melanjutkan perjalanan," kata Ny Lolo, seorang penumpang tujuan Tanah Toraja,Sulsel, Jumat.
Ia mengatakan bis angkutan kota antarprovinsi (AKAP) yang ditumpanginya tidak bisa melanjutkan perjalan karena jembatan penghubung Trans Sulawesi antara wilayah Sulteng dan Sulsel di Desa Mayoa masih belum diperbaiki.
Semua bis penumpang umum dari Palu menuju Palopo, Toraja dan Makassar hanya sampai di sebelah jembatan. Begitu pula bis yang berangkat dari Palopo, Toraja dan Makassar.
Para penumpang terpaksa turun dan harus ganti bis lain yang sudah menunggu di seberang jembatan agar bisa melanjutkan perjalanan.
Sementara kendaraan lain terpaksa harus mengikuti jalur alternatif Trans Sulawesi lewat Mamuju (Sulbar)-Pasangkayu (Donggala/Sulteng).
Jembatan ambruk setelah dilewati truk puso yang mengangkut sebanyak 36 kubik kayu profil bangunan pada Minggu (27/1).
Kemungkinan besar truk tersebut mengangkut kayu melebihi kapasitas jembatan.
Jonny, seorang sopir AKAP melayani rute Palu-Toraja pp membenarkan jalur Trans Sulawesi itu masih putus karena jembatan ambruk belum diperbaiki pemerintah.
Padahal, jalur yang menghubungan dua provinsi tetangga Sulteng dan Sulsel itu setiap harinya sangat ramai dilewati.
Mereka berharap pemerintah segera memperbaiki kembali jembatan agar arus lalulintas kendaraan yang sudah lima hari ini terhambat bisa kembali normal. (NK03)
Pewarta : Oleh Anas Masa
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
