
KPU Optimistis PSU Morowali Tepat Waktu

Bungku (antarasulteng.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah, optimistis penyelenggaraan pemungutan suara ulang (PSU) Morowali yang dijadwalkan pada 13 Maret 2013 akan tepat waktu.
"Semua tahapan menuju PSU 13 Maret 2013 sampai saat ini berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan dan tidak ada kendala signifikan yang dialami," kata Yasin Mangun, Koordinator Wilayah Poso dan Morowali KPU Sulawesi Tengah selaku penanggung jawab pelaksanaan PSU Morowali kepada pers di Bungku, Sabtu.
Mahkamah Konstitusi dalam putusannya pada 18 Januari 2013 membatalkan hasil Pilkada Morowali 27 November 2013 karena KPU Morowali terbukti melanggar ketentuan dalam menyelenggarakan pilkada itu dengan meloloskan Andi Muhammad sebagai salah satu calon bupati padahal yang bersangkutan tidak memenuhi syarat kesehatan untuk menjadi calon.
Atas pelanggaran itu, empat anggota KPU Morowali diberhentikan sebagai komisioner KPU sehingga MK memerintahkan KPU Sulteng untuk menyelenggarakan PSU paling lambat 60 hari terhitung tanggal keputusan MK tersebut tanpa menyertakan pasangan Andi Muhammad-Saiman Pombala.
Yasin Mangun mengemukakan, KPU Sulteng, Panwaslu Morowali dan manajemen sebuah perusahaan percetakan di Makassar pada Jumat (22/2) telah menandatangani kontrak pencetakan surat suara dan master film kertas suara yang bergambar empat orang calon yang akan dipilih.
Ia berharap, proses pencetakan surat suara, sortir dan pelipatan akan selesai pada 6 Maret, dan setelah itu akan distribusikan hingga 12 Maret 2013 dengan memprioritskan kecamatan dan desa-desa terjauh seperti di Menui Kepulauan, Bungku Selatan dan Mamosalato.
Sedangkan kotak suara, menurut Yasin, sudah siap karena masih menggunakan kotak suara yang dipakai pada 27 November 2012. Kotak-kotak suara itu telah dikosongkan dan dibersihkan dan telah dikumpulkan di gudang KPU Morowali di Bungku.
"Saat kertas suara tiba dan selesai disortir dan dilipat, akan dimasukkan ke dalam kotak suara lalu didistribusikan ke TPS-TPS," ujar Yasin dengan menyebutkan bahwa ada 456 TPS yang tersebar di 18 kecamatan dengan jumlah pemilih yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 147.301.
Tahapan lain yang sudah dan sedang dalam proses penyelesaian adalah pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di setiap kecamatan. Masih ada empat PPS lagi yang belum dilantik karena
harus mengganti personelnya dengan orang lain sebab personel sebelumnya tidak bisa menjalankan tugas lagi.
Yasin juga menyebutkan bahwa pihaknya kini sedang giat melakukan sosialisasi PSU ke desa-desa untuk memberitahu masyarakat mengenai PSU dan berbagai hal teknis lainnya karena kertas suara PSU kali ini berbeda dengan kertas suara yang dipakai pada 27 November 2012 sebab satu dari lima calon tidak diikutkan lagi dalam PSU ini.
Ketika ditanya soal kendala yang dihadapi KPU Sulteng dalam menyelenggarakan PU Morowali, Yasin mengatakan, kendala utamanya adalah beban tugas yang cukup berat sebab KPU Sulteng menghadapi tiga tugas berat secara bersamaan yakni persiapan untuk mengakhiri masa tugas pada pertengahan 2013, mengawal Pilkada di Kabupaten Parigi Moutong serta menyelenggarakan PSU di Morowali.
"Volume kerja kami memang sangat besar, hampir-hampir kami ini sudah `over capasity," ujarnya dan menambahkan bahwa hingga saat ini, semua tugas yang dihadapi KPU Sulteng masih tertangani dengan baik.
Pewarta :
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
