Logo Header Antaranews Sulteng

Pagi Ini Rupiah Bergerak Datar

Selasa, 30 April 2013 10:14 WIB
Image Print
Mata Uang Rupiah (antaranews)
"Pelaku pasar masih menantikan keputusan pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM," kata analis Trust Securities, Reza Priyambada

Jakarta (antarasulteng.com) - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, Selasa pagi bergerak mendatar dengan kecenderungan melemah tipis sebesar tiga poin seiring pelaku pasar uang yang sedang menanti kebijakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta melemah tiga poin menjadi Rp9.720 dibanding posisi sebelumnya Rp9.717 per dolar AS.

"Pelaku pasar masih menantikan keputusan pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM," kata analis Trust Securities, Reza Priyambada di Jakarta, Selasa.

Reza mengatakan pelaku pasar uang juga sedang mencermati pernyataan Kementerian Keuangan bahwa inflasi untuk tahun ini dapat mencapai 5,5 persen atau lebih tinggi dari target sebelumnya 4,9 persen.

Di sisi lain, lanjut dia, pelaku pasar juga menanggapi laporan lembaga dana moneter (IMF) kawasan Asia Pasifik yang akan mengalami pertumbuhan 5,7 persen pada 2013 atau lebih rendah dari prediksi sebelumnya, yang ditargetkan 5,9 persen.

"Penurunan itu karena masih adanya perlambatan di sebagian kawasan Asia Pasifik pada 2012 yang lebih dalam dari perkiraan," katanya.***



Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026