
Poco-poco Pukau Warga Marseille

Partisipasi mahasiswa Indonesia dalam berbagai macam kegiatan budaya bertaraf internasional seperti ini sangat penting dalam rangka memperkenalkan dan mempertahankan eksistensi keberagaman budaya Indonesia di mata dunia."
London - Tari Tor-tor dari Sumatera Utara serta Lagu Poco-poco yang ditampilkan mahasiswa anggota Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Marseille, Prancis, memukau penonton festival budaya internasional yang diadakan asosiasi warga Thailand di Prancis.
Festival budaya internasional bertema Budaya Asia Pasifik diadakan di Salle Municipale "Raymond Reynaud", Roquevaire, Prancis ini dihadiri sekitar 400 penonton dari berbagai wilayah di Prancis, ujar Ketua PPI Marseille (PACA), Catur Sugiarto kepada ANTARA London, Jumat.
Catur Sugiarto mengatakan KJRI Marseille memberikan apresiasi dan support penuh kepada para pelajar Indonesia untuk menyajikan penampilan terbaik mewakili Indonesia. Festival ini menampilkan berbagai macam budaya dari tiga negara Asia Pasifik yaitu Jepang, Indonesia dan Thailand.
Catur Sugiarto mengatakan minat dan antusiasme penonton terlihat ketika 12 pelajar Indonesia menampilkan kepiawaian menari Tor-tor dan Poco-poco. Selain itu, keberagaman pakaian daerah, seperti daerah NTB, Sumatera Utara, Jawa Timur, Padang, Manado dan pakaian daerah lainnya menambah daya tarik penampilan sajian budaya Indonesia.
Partisipasi mahasiswa Indonesia dalam berbagai macam kegiatan budaya bertaraf internasional seperti ini sangat penting dalam rangka memperkenalkan dan mempertahankan eksistensi keberagaman budaya Indonesia di mata dunia.
Selain belajar dan menyelesaikan jenjang akademis, para pelajar Indonesia di luar negeri juga diharapkan dapat menjadi duta budaya yang dapat mempromosikan budaya Indonesia sekaligus meningkatkan citra Indonesia melalui implementasi misi budaya Indonesia.
PPI Marseille juga sedang mempersiapkan berbagai pertunjukan budaya Indonesia melalui acara Bazar Indonesia yang akan digelar KJRI Marseille tanggal 23 Juni. Beberapa pertunjukan budaya tersebut antara lain musik Gamelan, Tari Tor-tor, Nandak Betawi, Tari Sajojo dari Papua dan beberapa kesenian tradisional Indonesia lainnya.
Film pendek juga dipersiapkan untuk mengisi acara tersebut. Demikian juga sajian barang kerajinan khas Indonesia dan beberapa hidangan makanan tradisional Indonesia akan disiapkan untuk memeriahkan acara tersebut. (ZG)
Pewarta :
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
