Istanbul (antarasulteng.com) - Gambar perempuan dalam balutan gaun musim panas merah yang tiada henti dibagikan melalui media sosial dan digandakan sebagai kartun untuk poster dan stiker menjadi simbol para perempuan pemrotes selama demonstrasi anti-pemerintah di Istanbul, Turki.
"Foto itu merangkum esensi dari protes ini," kata seorang pelajar bernama Esra di Besiktas, dekat selat Bosphorus, yang menjadi salah satu pusat demonstrasi pekan ini.
"Kekerasan polisi bertentangan dengan aksi damai, orang-orang hanya berusaha melindungi diri mereka dan apa yang mereka hargai," katanya seperti dikutip Reuters.
Dalam satu kopi grafis yang ditempel di dinding, perempuan bergaun merah tampak jauh lebih besar dari polisi.
"Makin banyak kau semprot, kami makin besar," demikian bunyi slogan yang tertulis di sampingnya, merujuk pada aksi polisi menyemprotkan gas air mata kepada para demonstran.
Pemrotes lain mengenakan kostum "perang" dan masker muka saat mereka melemparkan batu, kebanyakan perempuan-perempuan sangat muda di Besiktas dan Taksim Square, tempat protes bermula pada Jumat.