
Mantel Batik Ala Musa Widyatmojo

Jakarta (antarasulteng.com) - Perancang mode Musa Widyatmodjo tidak ingin motif batik hanya identik dengan kemeja pada busana pria.
Saat memamerkan karyanya pada "ECOBATIK Signature Collection", Musa membuat coat, mantel, untuk pria sebatas lutut dari kain batik yang diberi sedikit aksen bahan sewarna denim pada bagian depan. Bahan sewarna denim itu dipadukan dengan kain batik berwarna indigo.
Selain coat indigo, untuk pagelaran busana batik ramah lingkungan itu Musa juga membuat coat berwarna coklat dengan model kerah yang dilipat. Sama seperti coat sebelumnya, rancangannya untuk busana pria ini juga dibuat sepanjang lutut.
Tak hanya mantel, Musa juga menampilkan variasi kemeja lengan pendek motif batik, seperti kemeja pendek dengan model lengan dilipat dan diberi aksen kancing. Untuk model kemeja lengan panjang, Musa menampilkan warna-warna yang lazim digunakan, seperti merah marun dan paduan antara coklat tua dengan krem.
"Saya banyak pakai katun dan linen. Motifnya sangat natural buat Indonesia, seperti parang tapi lebih kontemporer," jelas Musa tentang tema "Natural Society" yang diusungnya Selasa sore.
"Potongannya sederhana. Unsur fashion-nya ada dalam styling dan detailing," tambahnya.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
