Logo Header Antaranews Sulteng

BPS Minta Pemerintah Perbarui Data Penerima BLSM

Senin, 1 Juli 2013 06:29 WIB
Image Print
Badan Pusat Statistik (antara)

Palu, (antarasulteng.com) - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah meminta pemerintah daerah di wilayahnya agar memperbarui data penerima bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) supaya lebih tepat sasaran.

"BPS hanya membuat data warga miskin hingga periode 2011, dan tugas pemerintah daerah untuk memperbaruinya," kata Kepala BPS Sulawesi Tengah JB Priyono di Palu akhir pekan ini.

Dia mengatakan tugas BPS mendata warga miskin yang berhak menerima bantuan pemerintah telah selesai pada 2011. Selanjutnya data tersebut diserahkan kepada pemerintah kabupaten dan kota.

Data yang disodorkan BPS itu tidak hanya diperuntukkan penerima BLSM, melainkan juga penerima beras untuk warga miskin, Jamkesmas, dan program sosial lainnya.

Beberapa hari lalu beberapa orang miskin di Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, yang dinilai berhak mendapat bantuan langsung ternyata tidak mendapatkan uang tunai karena luput dari pendataan.

JB Priyono menduga pemerintah setempat belum melakukan perbaruan data penerima bantuan.

Sementara itu, Camat Palu Barat Muhammad Arif meminta warga miskin dan berhak mendapat bantuan langsung tunai diimbau segera melapor ke kelurahan terdekat agar segera didata.

"Kami berharap tidak ada lagi warga miskin yang luput dari penerimaan bantuan," katanya.

Sementara itu, jumlah penerima BLSM di Kota Palu mencapai 13.673 Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang tersebar di delapan kecamatan. Palu adalah Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah.

Sedangkan jumlah penerima BLSM di seluruh Sulawesi Tengah mencapai 163.469 RTS yang tersebar di 10 kabupaten dan satu kota.

Para penerima BLSM itu mengambil uang di kantor pos sebesar Rp300 ribu untuk jatah dua bulan. (skd)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026