Tak perlu berkata-kata lagi, pemuda bernama asli Neymar da Silva Santos Junior ini mencetak gol, dan di negara yang selalu mendamba pahlawan sepakbola, kemunculannya membangkitkan harapan pahlawan itu telah hadir.
"Kami bermain lebih baik dari yang dikira sebelumnya," kata Neymar setelah laga final Piala Konfederasi yang menghancurkan juara dunia Spanyol tadi pagi.
"Saya sungguh senang. Kami telah membuat banyak orang bahagia, tetapi kami mesti tetap membumi," kata sang bintang seperti dikutip AFP.
Mengikuti jejak Pele mungkin terlalu berlebihan. Satu hal yang tak mungkin dilakukan Neymar adalah menjuarai Piala Dunia pada usia 17 tahun yang justru dilakukan Pele. Pada usia ini Neymar barulah bergabung dengan Santos, klub lama Pele.
Dia juga tidak berhasil membawa timnya menjuarai Olimpide London tahun lalu.
Namun Minggu waktu setempat atau Senin dini hari WIB tadi, bintang muda yang lahir di Mogo Das Cruzes, Sao Paulo, itu akhirnya dikalungi medali juara turnamen internasional setelah penampilan mencorongnya melawan Spanyol di mana dia sendiri mencetak satu gol di babak pertama sebelum melakukan manuver elok sekali yang membuat Fred bisa menggenapkan kemenangan Brazil.