Penyintas Bencana Kembali Dirikan Rumah di Lokasi Bekas Tsunami

  • Jumat, 3 Desember 2021 13:57 WIB
Penyintas Bencana Kembali Dirikan Rumah di Lokasi Bekas Tsunami

Sejumlah penyintas bencana beraktivitas di rumah yang baru dibangunnya di lokasi bekas tsunami di Kampung Lere, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (2/12/2021). Meskipun pemerintah sudah melarang pendirian bangunan di lokasi itu karena rawan tsunami, namun sejumlah penyintas bencana itu mengaku terpaksa melakukannya karena tenda-tenda hunian sementara (Huntara) yang ditempatinya saat ini sudah selesai masa pakai lahannya dan sementara itu mereka belum mendapatkan hunian tetap (Huntap). ANTARA/Basri Marzuki

Penyintas Bencana Kembali Dirikan Rumah di Lokasi Bekas Tsunami

Sejumlah penyintas bencana beraktivitas di rumah yang baru dibangunnya di lokasi bekas tsunami di Kampung Lere, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (2/12/2021). Meskipun pemerintah sudah melarang pendirian bangunan di lokasi itu karena rawan tsunami, namun sejumlah penyintas bencana itu mengaku terpaksa melakukannya karena tenda-tenda hunian sementara (Huntara) yang ditempatinya saat ini sudah selesai masa pakai lahannya dan sementara itu mereka belum mendapatkan hunian tetap (Huntap). ANTARA/Basri Marzuki

Penyintas Bencana Kembali Dirikan Rumah di Lokasi Bekas Tsunami

LANGGANAN BANJIR ROB. Warga melintasi genangan air akibat banjir rob di Kelurahan Lere, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (2/12/2021). Kawasan yang terletak di pesisir pantai Teluk Palu itu rutin didera banjir rob dua kali setiap bulannya setelah terjadi penurunan permukaan tanah hingga 1,5 meter sejak bencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi tiga tahun lalu. ANTARA FOTO/Basri MarzukiANTARA FOTO/BASRI MARZUKI (ANTARA FOTO/BASRI MARZUKI)

KEMBALI DIRIKAN RUMAH DI LOKASI BEKAS BENCANA

Sejumlah penyintas bencana merampungkan dinding rumah yang dibangunnya di lokasi bekas tsunami di Kampung Lere, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (2/12/2021). Meskipun pemerintah sudah melarang pendirian bangunan di lokasi itu karena rawan tsunami, namun sejumlah penyintas bencana itu mengaku terpaksa melakukannya karena tenda-tenda hunian sementara (Huntara) yang ditempatinya saat ini sudah selesai masa pakai lahannya dan sementara itu mereka belum mendapatkan hunian tetap (Huntap). ANTARA/Basri Marzuki

Penyintas Bencana Kembali Dirikan Rumah di Lokasi Bekas Tsunami
Penyintas Bencana Kembali Dirikan Rumah di Lokasi Bekas Tsunami
Penyintas Bencana Kembali Dirikan Rumah di Lokasi Bekas Tsunami
KEMBALI DIRIKAN RUMAH DI LOKASI BEKAS BENCANA

Foto Lainnya