Sampul Baru James Bond Terkuak
Sabtu, 3 Agustus 2013 10:59 WIB
James Bond (REUTERS)
London (antarasulteng.com) - Sampul novel terbaru James Bond, Solo, telah diluncurkan dengan
warna hitam dan hiasan lubang-lubang bekas tembakan demi menyimbolkan
bahaya dan spionase.
Suzanne Dean dari Random House yang merancang sampul tersebut mengaku terilhami serial 007 karya Ian Fleming lainnya.
"Sampul novel Bond yang baru harus memuat banyak hal dalam waktu yang bersamaan," kata Dean seperti dikutip BBC. "Sampulnya harus menarik penggemar buku Fleming dan filmnya. Sampul juga harus menyajikan isi buku dan imajinasi penonton akan cerita."
Dean berusaha menyajikan esensi dari novel-novel asli karya Fleming dan cara William Boyd, penulis "Solo", meneruskan novel James Bond.
Dean juga terinspirasi perancang lainnya, seperti Paul Rand dan Saul Bass, yang pernah membuat logo terkenal pada 1960.
Bila sampul luar berwarna hitam, bagian dalamnya berwarna merah dengan gambar seekor cicak, gambaran tentang misi Bond di Afrika.
"Solo" berlatar tahun 1969. Bond sebagai agen veteran mengemban misi tunggal di Afrika dengan motif balas dendam. "Sejak tahu judulnya, saya tertarik menafsirkan dua huruf 'o' di 'Solo' dengan angka '0' pada '007'," katanya.
Dean juga pernah mengerjakan desain sampul "Atonement" karya Ian McEwan dan "The Curious Incident of the Dog in the Night-Time" dari Mark Haddon.
Suzanne Dean dari Random House yang merancang sampul tersebut mengaku terilhami serial 007 karya Ian Fleming lainnya.
"Sampul novel Bond yang baru harus memuat banyak hal dalam waktu yang bersamaan," kata Dean seperti dikutip BBC. "Sampulnya harus menarik penggemar buku Fleming dan filmnya. Sampul juga harus menyajikan isi buku dan imajinasi penonton akan cerita."
Dean berusaha menyajikan esensi dari novel-novel asli karya Fleming dan cara William Boyd, penulis "Solo", meneruskan novel James Bond.
Dean juga terinspirasi perancang lainnya, seperti Paul Rand dan Saul Bass, yang pernah membuat logo terkenal pada 1960.
Bila sampul luar berwarna hitam, bagian dalamnya berwarna merah dengan gambar seekor cicak, gambaran tentang misi Bond di Afrika.
"Solo" berlatar tahun 1969. Bond sebagai agen veteran mengemban misi tunggal di Afrika dengan motif balas dendam. "Sejak tahu judulnya, saya tertarik menafsirkan dua huruf 'o' di 'Solo' dengan angka '0' pada '007'," katanya.
Dean juga pernah mengerjakan desain sampul "Atonement" karya Ian McEwan dan "The Curious Incident of the Dog in the Night-Time" dari Mark Haddon.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hiburan & Gaya Hidup
Lihat Juga
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020