U2 Pentik di Amerika
Sabtu, 5 April 2014 14:54 WIB
Bono, vokalis U2 (REUTERS)
New York (antarasulteng.com) - Album grup rock U2 ada di antara 25 rekaman yang tahun ini masuk dalamNational Recording Registry, daftar rekaman lagu yang secara kultural, historis dan estetis penting dan atau merefleksikan kehidupan di Amerika Serikat.
Selain album "The Joshua Tree" (1987) dari band asal Irlandia itu, lagu "Cathy's Clown" dari The Everly Brothers juga masuk dalam daftar National Recording Registry yang diumumkan Rabu (2/4), yang mencakup hampir semua kategori musik sepanjang tahun 1896-1994 dan kini total mencapai 400 lagu.
The Library of Congress, institusi budaya federal tertua Amerika Serikat, melindungi versi rekaman terbaik dari setiap lagu yang masuk dalam daftar tersebut.
"Rekaman-rekaman ini menggambarkan bagian penting budaya dan sejarah Amerika," kata James H. Billington, anggota Library of Congress, seperti yang dikutip kantor berita Reuters.
"Dengan teknologi yang terus berganti dan format menjadi usang, kita harus memastikan warisan pendengaran bangsa kita terlindungi," tambahnya.
Selain album U2 dan The Everly Brothers, album milik musisi jazz Art Blakey tahun 1954 yang berjudul "A Night At Birdland" juga ada di daftar tersebut.
Lagu protes perang milik Creedence Clearwater Revival, "Fortunate Son" (1969), pun masuk dalam daftar.
Sementara Stephen Sondheim dan Hugh Wheeler menyumbangkan rekaman asli dari musikal "Sweeney Todd" tahun 1979.
Di samping itu ada peraih Grammy Linda Rondstadt dengan album "Heart Like A Wheel", lagu dari era Depresi "Brother, Can You Spare a Dime" yang melambungkan nama Bing Crosby dan Rudy Vallee pada 1932 juga dilindungi oleh Library of Congress bersama album "Shaft" dari Isaac Hayes.
Selain album "The Joshua Tree" (1987) dari band asal Irlandia itu, lagu "Cathy's Clown" dari The Everly Brothers juga masuk dalam daftar National Recording Registry yang diumumkan Rabu (2/4), yang mencakup hampir semua kategori musik sepanjang tahun 1896-1994 dan kini total mencapai 400 lagu.
The Library of Congress, institusi budaya federal tertua Amerika Serikat, melindungi versi rekaman terbaik dari setiap lagu yang masuk dalam daftar tersebut.
"Rekaman-rekaman ini menggambarkan bagian penting budaya dan sejarah Amerika," kata James H. Billington, anggota Library of Congress, seperti yang dikutip kantor berita Reuters.
"Dengan teknologi yang terus berganti dan format menjadi usang, kita harus memastikan warisan pendengaran bangsa kita terlindungi," tambahnya.
Selain album U2 dan The Everly Brothers, album milik musisi jazz Art Blakey tahun 1954 yang berjudul "A Night At Birdland" juga ada di daftar tersebut.
Lagu protes perang milik Creedence Clearwater Revival, "Fortunate Son" (1969), pun masuk dalam daftar.
Sementara Stephen Sondheim dan Hugh Wheeler menyumbangkan rekaman asli dari musikal "Sweeney Todd" tahun 1979.
Di samping itu ada peraih Grammy Linda Rondstadt dengan album "Heart Like A Wheel", lagu dari era Depresi "Brother, Can You Spare a Dime" yang melambungkan nama Bing Crosby dan Rudy Vallee pada 1932 juga dilindungi oleh Library of Congress bersama album "Shaft" dari Isaac Hayes.
Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Band Wali rilis single religi terbaru bertajuk "Pulang (Robbighfirlii)"
17 March 2024 9:23 WIB, 2024
Band D'Cinnamons menggambarkan indahnya jatuh cinta dalam "Kunang-Kunang"
10 April 2023 13:53 WIB, 2023
Terpopuler - Hiburan & Gaya Hidup
Lihat Juga
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020