WMS HR Acceleration, aplikasi optimalkan kinerja pegawai ditengah pandemi
Rabu, 21 Oktober 2020 13:36 WIB
WMS HR Acceleration (ANTARA/HO)
Jakarta (ANTARA) - WMS (Workforce Management Systems), produk digital dari Elabram Group pada Selasa (20/10) merilis aplikasi "HR Acceleration" untuk membantu perusahaan kecil dan menengah memantau kinerja pegawai di masa pandemi COVID-19.
Melalui platform itu, WMS ingin membangun kesadaran pentingnya transformasi HR (human resource) ke ranah digital agar perusahaan dapat tetap terhubung dengan karyawan, meningkatkan efisiensi serta menjaga efektifitas kerja di masa pandemi.
"Perusahaan kecil dan menengah adalah kekuatan ekonomi nasional. Dengan adanya pandemi, beberapa perusahaan tersebut mengalami kendala untuk saling terhubung karena situasi WFH," kata Group Managing Director Elabram, Mikel Yaw, dalam siaran pers, Rabu.
Selama pandemi, kinerja pegawai saat WFH kerap terdistraksi dengan urusan rumah tangga serta terhalang kendala teknis ketika akan berkoordinasi.
"Hadirnya aplikasi WMS diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah itu," tambah dia.
Berdasarkan data ILO (International Labour Organisation) pada 2019, Indonesia memiliki jumlah perusahaan kecil dan menengah sebanyak 816.000 perusahaan.
Perusahaan skala itu memiliki kontribusi pada PDB (Produk Domestik Bruto) 27 persen dari total PDB di Indonesia. Hal itu menunjukkan besarnya peran perusahaan kecil dan menengah dalam PDB nasional.
“Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan kecil atau rintisan adalah proses adaptasi secara cepat dan bekerja secara cross functional yang dilakukan oleh individu," jelas Human Capital Expert, Hiroko Amanda.
Masalah itu menimbulkan potensi masalah manajemen pegawai (workforce management) yang dihadapi oleh perusahaan kecil dan menengah. Jika hal itu jika dibiarkan, akan mempengaruhi produktivitas perusahaan dan individu dalam sisi mikro dan ekonomi nasional secara makro.
Kenji Azimi, IT Solutions Manager Elabram Systems mengatakan bahwa sistem yang ditawarkan WMS pada aplikasi HR Acceleration adalah absensi yang bisa dilakukan online dan offline, serta fitur manajemen tugas dimana karyawan bisa merekam pekerjaan, dateline, dan prioritas.
Melalui aplikasi itu, atasan juga bisa memberikan tugas secara efektif dan tiap pegawai dapat mengetahui perkembangan penugasan, update terkini, hingga follow-up pihak terkait yang berhubungan dengan pekerjaan.
"Karyawan dan perusahaan dapat saling terhubung untuk hasil yang optimal dengan teknologi yang user friendly," kata dia.
Melalui platform itu, WMS ingin membangun kesadaran pentingnya transformasi HR (human resource) ke ranah digital agar perusahaan dapat tetap terhubung dengan karyawan, meningkatkan efisiensi serta menjaga efektifitas kerja di masa pandemi.
"Perusahaan kecil dan menengah adalah kekuatan ekonomi nasional. Dengan adanya pandemi, beberapa perusahaan tersebut mengalami kendala untuk saling terhubung karena situasi WFH," kata Group Managing Director Elabram, Mikel Yaw, dalam siaran pers, Rabu.
Selama pandemi, kinerja pegawai saat WFH kerap terdistraksi dengan urusan rumah tangga serta terhalang kendala teknis ketika akan berkoordinasi.
"Hadirnya aplikasi WMS diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah itu," tambah dia.
Berdasarkan data ILO (International Labour Organisation) pada 2019, Indonesia memiliki jumlah perusahaan kecil dan menengah sebanyak 816.000 perusahaan.
Perusahaan skala itu memiliki kontribusi pada PDB (Produk Domestik Bruto) 27 persen dari total PDB di Indonesia. Hal itu menunjukkan besarnya peran perusahaan kecil dan menengah dalam PDB nasional.
“Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan kecil atau rintisan adalah proses adaptasi secara cepat dan bekerja secara cross functional yang dilakukan oleh individu," jelas Human Capital Expert, Hiroko Amanda.
Masalah itu menimbulkan potensi masalah manajemen pegawai (workforce management) yang dihadapi oleh perusahaan kecil dan menengah. Jika hal itu jika dibiarkan, akan mempengaruhi produktivitas perusahaan dan individu dalam sisi mikro dan ekonomi nasional secara makro.
Kenji Azimi, IT Solutions Manager Elabram Systems mengatakan bahwa sistem yang ditawarkan WMS pada aplikasi HR Acceleration adalah absensi yang bisa dilakukan online dan offline, serta fitur manajemen tugas dimana karyawan bisa merekam pekerjaan, dateline, dan prioritas.
Melalui aplikasi itu, atasan juga bisa memberikan tugas secara efektif dan tiap pegawai dapat mengetahui perkembangan penugasan, update terkini, hingga follow-up pihak terkait yang berhubungan dengan pekerjaan.
"Karyawan dan perusahaan dapat saling terhubung untuk hasil yang optimal dengan teknologi yang user friendly," kata dia.
Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Sulteng hadirkan aplikasi Berani Kompak perkuat program pembangunan
11 November 2025 20:01 WIB
Polres Parigi Moutong perkuat peran Bhabinkamtibmas dukung pelayanan publik
30 September 2025 19:15 WIB
WhatsApp hadirkan opsi untuk hubungkan aplikasi dengan Pusat Akun Meta
22 January 2025 9:45 WIB, 2025
Terpopuler - Advetorial/Rilis
Lihat Juga
DSLNG dorong kesiapan Gen Z masuk industri energi melalui energy connect 5.0
29 January 2026 15:46 WIB
Poso Energy bantu 50 sak semen untuk pembangunan sarana olahraga SMAN 1 Pamona Utara
28 January 2026 12:36 WIB
Peringati bulan K3 Nasional, keselamatan adalah budaya kerja DSLNG bukan sekadar prosedur
13 January 2026 10:24 WIB
Kalibrasi kompetensi guru dan pelajar SMK, AHM gelar festival vokasi Satu Hati 2026
03 December 2025 14:14 WIB
Veda dan Ramadhipa siap tutup musim 2025 dengan hasil gemilang di Valencia
24 November 2025 10:29 WIB