Kita Disesatkan Televisi
Selasa, 4 November 2014 11:00 WIB
Alex Komang (Antara Theresia May)
Jakarta (antarasulteng.com) - Aktor Saifin Nuha atau yang populer dengan nama Alex Komang mengatakan tayangan-tayangan televisi yang tak "beraroma" teater menyesatkan penonton.
"Kita banyak disesatkan program-program televisi hari ini karena tak ada aroma teaternya," kata Alex di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan prosedur produksi sinetron dan film sebenarnya sama dengan persiapan pertunjukan teater namun sayangnya proses tersebut tidak sepenuhnya dijalankan dalam pembuatan tayangan televisi sehingga akhirnya kualitas tayangan televisi jadi kurang bagus.
"Kalau itu dilakukan dengan prosedur yang sama maka sinetron akan punya kualitas produk yang sama dengan teater, toh proses kreatifnya sama kok," kata pria peraih penghargaan aktor terbaik Festival Film Indonesia 1987 itu.
Alex juga mengatakan bahwa seharusnya teater mulai dikenalkan ke siswa sekolah, kalau perlu sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP).
"Teater itu tak semata-mata soal panggung. Teater perlu dijelaskan pada masyarakat, kalau perlu dari SMP. Ya nantinya dia tidak harus jadi aktor atau apa, tapi setidaknya kuta membangun tradisi itu," kata aktor yang pernah berperan dalam pementasan "Opera Primadona" bersama Teater Koma itu.
Ia lantas mencontohkan bahwa di Korea Selatan teater sudah diajarkan sejak kecil dan seni pertunjukan itu menjadi bagian tidak bisa dipisahkan dari kehidupan warganya.
"Kita banyak disesatkan program-program televisi hari ini karena tak ada aroma teaternya," kata Alex di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan prosedur produksi sinetron dan film sebenarnya sama dengan persiapan pertunjukan teater namun sayangnya proses tersebut tidak sepenuhnya dijalankan dalam pembuatan tayangan televisi sehingga akhirnya kualitas tayangan televisi jadi kurang bagus.
"Kalau itu dilakukan dengan prosedur yang sama maka sinetron akan punya kualitas produk yang sama dengan teater, toh proses kreatifnya sama kok," kata pria peraih penghargaan aktor terbaik Festival Film Indonesia 1987 itu.
Alex juga mengatakan bahwa seharusnya teater mulai dikenalkan ke siswa sekolah, kalau perlu sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP).
"Teater itu tak semata-mata soal panggung. Teater perlu dijelaskan pada masyarakat, kalau perlu dari SMP. Ya nantinya dia tidak harus jadi aktor atau apa, tapi setidaknya kuta membangun tradisi itu," kata aktor yang pernah berperan dalam pementasan "Opera Primadona" bersama Teater Koma itu.
Ia lantas mencontohkan bahwa di Korea Selatan teater sudah diajarkan sejak kecil dan seni pertunjukan itu menjadi bagian tidak bisa dipisahkan dari kehidupan warganya.
Pewarta : Ida Nurcahyani
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes Provinsi Sulteng upayakan eliminasi penyakit Schistosomiasis
07 November 2024 22:46 WIB, 2024
Komang Ayu menjadi penentu kemenangan tim Rajawali di Simulasi Piala Uber
10 September 2020 15:30 WIB, 2020
Terpopuler - Hiburan & Gaya Hidup
Lihat Juga
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020