PII Gelar Pameran Bunga Khas Jepang
Senin, 30 Juli 2012 20:56 WIB
Sakura merupakan Bunga khas Jepang (ANTARA/Lucky.R)
Jakarta - Perhimpunan Ikebana Ikenobo (PII) mengadakan pameran rangkaian bunga khas Jepang dalam rangka memeringati 550 tahun perjalanan aliran ikebana "ikenobo".
Pameran tersebut diselenggarakan atas kerja sama PII dan The Japan Foundation Jakarta serta menghadirkan ahli ikebana aliran ikenobo dari Kyoto, Jepang, Masafumi Ishiwata, pada pembukaan pameran di Gedung The Japan Foundation, Jakarta, Senin.
"Seni merangkai bunga khas Jepang (ikebana) ikenobo merupakan aliran yang tertua di Jepang," kata Ishiwata.
Berdasarkan sejarahnya, Ishiwata mengatakan bahwa aliran ikenobo berkembang seiring dengan kemunculan ikebana di Jepang.
"Ikenobo sendiri memiliki banyak aliran, yakni 'rikka', 'shoka', dan 'jiyuka'," katanya.
Adapun hal yang membedakan ikenobo dengan aliran ikebana yang lain, menurut Ishiwata, adalah interpretasi atas harmonisasi alam dan manusia dalam rangkaian bunga.
"Aliran ikenobo mengedepankan aspek harmonisasi alam dan manusia, sedangkan aliran yang lain kebanyakan hanya aspek manusianya atau alamnya saja," jelasnya.
Pameran Ikebana Ikenobo ini berlangsung mulai 30 Juli hingga 2 Agustus 2012 dan memamerkan 56 rangkaian bunga yang dibuat oleh 43 peserta dari anggota PII.
Perhimpunan Ikebana Ikenobo dibentuk pada tanggal 25 November 1980 dan telah memiliki ratusan anggota yang tersebar di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya. (A060)
Pameran tersebut diselenggarakan atas kerja sama PII dan The Japan Foundation Jakarta serta menghadirkan ahli ikebana aliran ikenobo dari Kyoto, Jepang, Masafumi Ishiwata, pada pembukaan pameran di Gedung The Japan Foundation, Jakarta, Senin.
"Seni merangkai bunga khas Jepang (ikebana) ikenobo merupakan aliran yang tertua di Jepang," kata Ishiwata.
Berdasarkan sejarahnya, Ishiwata mengatakan bahwa aliran ikenobo berkembang seiring dengan kemunculan ikebana di Jepang.
"Ikenobo sendiri memiliki banyak aliran, yakni 'rikka', 'shoka', dan 'jiyuka'," katanya.
Adapun hal yang membedakan ikenobo dengan aliran ikebana yang lain, menurut Ishiwata, adalah interpretasi atas harmonisasi alam dan manusia dalam rangkaian bunga.
"Aliran ikenobo mengedepankan aspek harmonisasi alam dan manusia, sedangkan aliran yang lain kebanyakan hanya aspek manusianya atau alamnya saja," jelasnya.
Pameran Ikebana Ikenobo ini berlangsung mulai 30 Juli hingga 2 Agustus 2012 dan memamerkan 56 rangkaian bunga yang dibuat oleh 43 peserta dari anggota PII.
Perhimpunan Ikebana Ikenobo dibentuk pada tanggal 25 November 1980 dan telah memiliki ratusan anggota yang tersebar di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya. (A060)
Pewarta :
Editor : Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
IMIP Meriahkan Pameran HUT ke-26 Morowali, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
05 December 2025 22:10 WIB
Terpopuler - Hiburan & Gaya Hidup
Lihat Juga
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020