MURI Berikan Penghargaan Wisuda Dengan Tema Budaya
Rabu, 7 Oktober 2015 5:51 WIB
Sertifikat Muri (antaranews)
Jakarta (antarasulteng.com) - Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada Universitas Tarumanagara atas prestasinya dalam menyelenggarakan wisuda dengan tema budaya Nusantara secara berkelanjutan terlama.
"Wisuda dengan tema budaya Nusantara ini sudah dilangsungkan sejak wisuda ke 52," ujar Ketua Umum MURI, Jaya Suprana, dalam pelaksanaan wisuda Universitas Tarumanagara ke-66 di Balai Sidang Jakarta, Selasa.
Universitas Tarumanagara melaksanakan wisuda dengan berbagai tema budaya Nusantara selama tujuh tahun berturut-turut. Jaya berharap kegiatan tersebut berlangsung secara terus-menerus.
Rektor Universitas Tarumanagara, Prof Ir Roesdiman Soegiarso MSc PhD, mengatakan pelaksanaan wisuda dengan tema budaya tersebut bertujuan untuk melestarikan budaya Indonesia.
"Pada tahun ini, kami mengangkat budaya Nusa Tenggara Timur. Kami berharap dengan prosesi wisuda seperti ini, akan mengenalkan budaya Indonesia yang beranekaragam kepada para alumni kami,"jelas dia.
Langkah tersebut juga diambil untuk mengingatkan makna dan nilai budaya.
"Meski kini arus globalisasi mengalami lompatan besar, tapi upaya mengingatkan makna budaya pada generasi muda merupakan suatu keharusan," katanya.
Penggagas wisuda dengan tema budaya, Dr Monty P Satiadarma, mengatakan tema wisuda dengan nilai budaya dilatarbelakangi dari rutinitas prosesi wisuda yang cenderung membosankan.
"Biasanya wisuda hanya diisi dengan orasi ilmiah. Oleh karenanya, kami menggagas prosesi wisuda seperti ini,"tukas Monty.
"Wisuda dengan tema budaya Nusantara ini sudah dilangsungkan sejak wisuda ke 52," ujar Ketua Umum MURI, Jaya Suprana, dalam pelaksanaan wisuda Universitas Tarumanagara ke-66 di Balai Sidang Jakarta, Selasa.
Universitas Tarumanagara melaksanakan wisuda dengan berbagai tema budaya Nusantara selama tujuh tahun berturut-turut. Jaya berharap kegiatan tersebut berlangsung secara terus-menerus.
Rektor Universitas Tarumanagara, Prof Ir Roesdiman Soegiarso MSc PhD, mengatakan pelaksanaan wisuda dengan tema budaya tersebut bertujuan untuk melestarikan budaya Indonesia.
"Pada tahun ini, kami mengangkat budaya Nusa Tenggara Timur. Kami berharap dengan prosesi wisuda seperti ini, akan mengenalkan budaya Indonesia yang beranekaragam kepada para alumni kami,"jelas dia.
Langkah tersebut juga diambil untuk mengingatkan makna dan nilai budaya.
"Meski kini arus globalisasi mengalami lompatan besar, tapi upaya mengingatkan makna budaya pada generasi muda merupakan suatu keharusan," katanya.
Penggagas wisuda dengan tema budaya, Dr Monty P Satiadarma, mengatakan tema wisuda dengan nilai budaya dilatarbelakangi dari rutinitas prosesi wisuda yang cenderung membosankan.
"Biasanya wisuda hanya diisi dengan orasi ilmiah. Oleh karenanya, kami menggagas prosesi wisuda seperti ini,"tukas Monty.
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hiburan & Gaya Hidup
Lihat Juga
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020