Machfud MD: Independensi Polri harus terus dioptimalkan
Selasa, 7 Juni 2022 15:42 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD saat menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Teknis Badan Reserse Kriminal Polri di Nusa Dua Bali, Selasa (7/6/2022). (ANTARA/HO-Humas Kemenkopolhukam)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menilai independensi dan Presisi Polri harus terus dioptimalkan karena masyarakat memiliki harapan yang baik terhadap institusi tersebut.
"Kita punya harapan yang baik dan ini yang harus didorong," kata Mahfud dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa..
Mahfud memaparkan hasil survei kepuasan masyarakat terhadap Polri yang menempati posisi baik. Meskipun demikian, dia mengingatkan kepada seluruh jajaran Polri bahwa hasil survei tersebut bersifat fluktuatif dan bergantung pada perubahan kinerja.
Pada survei Litbang Kompas tanggal 17 sampai 30 Januari 2022, kepuasan publik terhadap Pemerintah mencapai angka 73,9 persen, kepuasan terhadap bidang polhukam mencapai 77,6 persen, dan bidang hukum mencapai 69 persen.
Ia minta Polri terus bekerja secara profesional dan menutup celah yang bisa dimanfaatkan untuk menghancurkan negara melalui serangan proksi.
"Kritik kami tampung, tetapi tetap profesional, terapkan Presisi, yaitu prediktif atau mampu memperkirakan situasi dan peristiwa, sehingga bisa melakukan langkah antisipatif dan preventif," ujarnya.
Selanjutnya, kata dia, responsibilitas, yakni melangkah secara proaktif, tidak diam, mampu memanfaatkan peluang, kritis dan melayani, dan terakhir adalah transparan, terbuka, dan bertanggung jawab, serta menerima saran dan kritik sebagai bagian tugas bersama Polri.
"Kita punya harapan yang baik dan ini yang harus didorong," kata Mahfud dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa..
Mahfud memaparkan hasil survei kepuasan masyarakat terhadap Polri yang menempati posisi baik. Meskipun demikian, dia mengingatkan kepada seluruh jajaran Polri bahwa hasil survei tersebut bersifat fluktuatif dan bergantung pada perubahan kinerja.
Pada survei Litbang Kompas tanggal 17 sampai 30 Januari 2022, kepuasan publik terhadap Pemerintah mencapai angka 73,9 persen, kepuasan terhadap bidang polhukam mencapai 77,6 persen, dan bidang hukum mencapai 69 persen.
Ia minta Polri terus bekerja secara profesional dan menutup celah yang bisa dimanfaatkan untuk menghancurkan negara melalui serangan proksi.
"Kritik kami tampung, tetapi tetap profesional, terapkan Presisi, yaitu prediktif atau mampu memperkirakan situasi dan peristiwa, sehingga bisa melakukan langkah antisipatif dan preventif," ujarnya.
Selanjutnya, kata dia, responsibilitas, yakni melangkah secara proaktif, tidak diam, mampu memanfaatkan peluang, kritis dan melayani, dan terakhir adalah transparan, terbuka, dan bertanggung jawab, serta menerima saran dan kritik sebagai bagian tugas bersama Polri.
Pewarta : Tri Meilani Ameliya
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ganjar-Mahfud Md pantau hitung cepat di Posko Pemenangan Teuku Umar
14 February 2024 16:07 WIB, 2024
Cawapres Mahfud: Yang membagi bansos cukup lurah kalau tidak mau dipolitisasi
08 February 2024 10:52 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum & Keamanan
Lihat Juga
Menteri Hukum: Posbankum wujud kehadiran negara pastikan akses keadilan warga
04 February 2026 14:16 WIB