Jakarta (antarasulteng.com) - Dualisme kepemimpinan dalam organisasi Kosgoro 1957 dan SOKSI membuat ricuh dalam acara pandangan umum DPD dan ormas Golkar di arena Musyawarah Nasional Luar Biasa Golkar, Minggu malam.
Adu argumentasi terjadi antara kader Kosgoro pimpinan Agung Laksono dengan kader Kosgoro pimpinan Azis Syamsuddin, serta antara kader SOKSI pimpinan Ade Komaruddin dengan kader SOKSI pimpinan Ali Wongso.
Seluruhnya bersikukuh menjadi pihak yang memiliki hak suara dalam Munaslub.
Guna meredam kericuhan, Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar Yorrys Raweyai berupaya menertibkan salah satu kader Kosgoro pimpinan Azis Syamsuddin dengan memaksanya keluar ruang rapat.
Melihat Yorrys berada di tengah-tengah kericuhan, anggota AMPG yang lain berusaha melindungi Yorrys.
Ketua Panitia Munaslub Nurdin Halid sempat menunda rapat dengan meminta Kosgoro dan SOKSI melakukan perundingan guna menentukan pemegang hak suara yang sah.
Isu Dualisme Kosgoro Memicu Kisruh Di Munaslub Golkar
Senin, 16 Mei 2016 5:21 WIB
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kosgoro 1957: Kebanggaan Golkar jika Ridwan Kamil jadi bacawapres Ganjar
11 September 2023 6:39 WIB, 2023
Kosgoro Provinsi Sulteng gencarkan program peningkatan kesejahteraan warga
06 August 2023 18:56 WIB, 2023
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Pemerintah terus bangun bangun jembatan di Tapanuli Tengah untuk pacu ekonomi
25 January 2026 10:38 WIB
Hujan lebat diprakirakan masih berpotensi guyur Jabodetabek sepekan ke depan
24 January 2026 7:41 WIB