13 rumah di Mamuju rusak dihantam gelombang pasang
Senin, 26 Desember 2022 5:24 WIB
Rumah warga yang rusak akibat gelombang pasang air laut di wilayah Desa Tampalang Kecamatan Tapalang Kabupaten Mamuju, Minggu (25/12/2022) ANTARA/ M Faisal Hanapi
Mamuju, Sulbar (ANTARA) - Sebanyak 13 rumah warga di wilayah Desa Tampalang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengalami kerusakan akibat dihantam gelombang pasang air laut.
"Rumah warga yang terletak di pesisir Desa Tampalang dalam kondisi rusak berat, akibat terjangan gelombang pasang yang cukup tinggi dan keras disertai angin kencang," kata Adriansyah salah seorang warga di Mamuju, Minggu.
Waktu kejadian gelombang pasang air laut, kata dia, warga yang umumnya para nelayan itu berlarian ke jalan raya meninggalkan rumah mereka untuk menyelamatkan diri, karena terjangan gelombang sangat keras dan tinggi yang bisa membahayakan warga karena bisa terseret.
Ia juga mengatakan, tanggul penahan ombak yang terdapat di belakang pemukiman warga tampak rusak, dan tidak mampu melindungi pemukiman warga, sehingga sebagian rumah warga rusak berat, dan mereka harus melakukan pengungsian ke rumah keluarganya.
Sementara itu Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik meminta warga di wilayah itu agar dapat tetap waspada karena perairan di Sulbar dalam kondisi cuaca ekstrim, dan pihaknya akan berupaya membantu masyarakat dalam kesulitan menghadapi bencana tersebut.
"Rumah warga yang terletak di pesisir Desa Tampalang dalam kondisi rusak berat, akibat terjangan gelombang pasang yang cukup tinggi dan keras disertai angin kencang," kata Adriansyah salah seorang warga di Mamuju, Minggu.
Waktu kejadian gelombang pasang air laut, kata dia, warga yang umumnya para nelayan itu berlarian ke jalan raya meninggalkan rumah mereka untuk menyelamatkan diri, karena terjangan gelombang sangat keras dan tinggi yang bisa membahayakan warga karena bisa terseret.
Ia juga mengatakan, tanggul penahan ombak yang terdapat di belakang pemukiman warga tampak rusak, dan tidak mampu melindungi pemukiman warga, sehingga sebagian rumah warga rusak berat, dan mereka harus melakukan pengungsian ke rumah keluarganya.
Sementara itu Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik meminta warga di wilayah itu agar dapat tetap waspada karena perairan di Sulbar dalam kondisi cuaca ekstrim, dan pihaknya akan berupaya membantu masyarakat dalam kesulitan menghadapi bencana tersebut.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
CPM gandeng Lanal Palu pasang rumpon untuk tingkatkan hasil tangkapan nelayan
20 September 2025 14:08 WIB
BPBD Kabupaten Parigi Moutong koordinasi dengan BWSS III tangani rob di Sausu
05 February 2025 19:53 WIB
BPJN Sulawesi Tengah segera pasang jembatan darurat setelah longsor di Poso
23 January 2025 14:25 WIB, 2025