Logo Header Antaranews Sulteng

Baznas-Sulteng kumpulkan ZIS Rp4,1 miliar pada 2025

Senin, 19 Januari 2026 16:47 WIB
Image Print
Ketua Baznas Sulteng Hatamuddin Thamrin. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Palu (ANTARA) -

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Tengah mengumpulkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp4,1 miliar sepanjang tahun 2025.

“Alhamdulillah capaian pengumpulan tahun 2025 hampir 100 persen, yang tentunya tahun 2026 target tersebut akan ditingkatkan lagi jadi sebesar Rp6,7 miliar. Insya Allah ini bisa terlaksana,” kata Ketua Baznas Sulteng Hatamuddin Thamrin di Palu, Senin.

Dia menjelaskan, capaian pengumpulan ZIS tahun 2025 sebesar Rp4,1 miliar dari target Rp5 miliar atau 82,55 persen. Sementara untuk penyaluran atau pendistribusian terealisasi sebesar Rp3,8 miliar dari target Rp4,6 miliar lebih.

Sebagai pimpinan yang baru dilantik, dia bersama pimpinan lain berkomitmen semaksimal mungkin amanah yang dipercayakan dengan berbagai program umat terintegrasi dengan program pemerintah daerah.

Sepuluh program unggulan Baznas pusat yang harus dijabarkan di darat yakni Rumah Sehat BAZNAS, BAZNAS Micro finance, Kampung Zakat, Santri Preneur, Beasiswa, Z Mart, Z Auto, Rumah Layak Huni, Pengentasan Kemiskinan Ekstrim, Stunting dan BAZNAS Tanggap Bencana.

Sementara program prioritas BAZNAS Sulteng ada lima yakni, Sulteng Sejahtera, Sulteng Cerdas, Sulteng Sehat, Sulteng Peduli, dan Sulateng Taqwa.

“Insya Allah program-program ini akan terimplementasikan, bila dorongan pemerintah daerah serta masyarakat akan sadar pada ZIS yang mempercayakan pada Baznas, maka apa yang menjadi harapan kita semua bisa terlaksana,” katanya.

Tahun 2026 ini, lanjutnya, pihaknya akan mengintegrasikan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Kanwil Agama Sulteng, di antaranya pemberdayaan kampung zakat serta kampung mualaf, bedah rumah layak huni, karena program ini akan sangat membantu mustahil yang kurang mampu.

“Dalam kampung zakat dan mualaf ini sejumlah program akan diturunkan seperti, bantuan konsumtif bagi Lansia yang tidak bisa lagi bekerja, serta bantuan produktif dengan memberikan modal bagi usaha UMKM maupun peternakan,” jelasnya.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026