Logo Header Antaranews Sulteng

UIN Palu siap laksanakan DISC diikuti tiga negara Asia Tenggara

Sabtu, 9 Mei 2026 19:51 WIB
Image Print
Dok- Mahasiswa melintas di depan Gedung Rektorat UIN Datokarama di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. (ANTARA/Muhammad Hajiji)

Palu (ANTARA) - Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah bersiap melaksanakan program internasional bertajuk Datokarama International Short Course (DISC) 2026 diikuti mahasiswa dari tiga negara di Asia Tenggara.

"Program diusung sebagai upaya penguatan kapasitas pendidikan tinggi. Tiga negara di Asia Tenggara terlibat yakni Thailand, Filipina, dan Malaysia," kata Kepala Pusat Hubungan Internasional Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Datokarama Dr Darlis di Palu, Sabtu.

Ia menjelaskan program DISC dijadwalkan selama delapan hari mulai 11 hingga 17 Mei 2026 di Kampus UIN Datokarama Palu.

Program itu dirancang sebagai wadah pertukaran intelektual dan budaya, di mana para peserta akan mendalami berbagai disiplin ilmu dengan sentuhan kearifan lokal yang menjadi ciri khas UIN Datokarama.

Selama kegiatan berlangsung peserta akan mengikuti berbagai agenda akademik dan kultural, seperti perkuliahan tematik, diskusi, pengenalan budaya serta kearifan lokal Sulawesi Tengah, pembelajaran Bahasa Indonesia, termasuk kunjungan akademik dan sosial.

"Program ini diharapkan menjadi ruang interaksi yang memperkaya wawasan global, meningkatkan pemahaman lintas budaya, maupun memperkuat jejaring akademik internasional," ujarnya.

Ia mengemukakan, saat ini panitia DISC sedang mempersiapkan pelaksanaan kegiatan, salah satu bentuk persiapan itu ialah pembimbingan khusus bagi peserta lokal sebagai upaya meningkatkan kesiapan akademik, komunikasi lintas budaya, dan kemampuan kolaborasi selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan pembimbingan diikuti mahasiswa terpilih dari berbagai fakultas di lingkungan UIN Datokarama Palu, dalam pembekalan tersebut, peserta diberikan penguatan mengenai komunikasi bahasa Inggris, pengenalan budaya internasional, etika interaksi global, maupun pemahaman tentang visi internasionalisasi kampus.

“Lewat pembekalan Kami ingin memastikan mahasiswa lokal memiliki kesiapan mental, akademik, dan sosial untuk berinteraksi secara produktif dengan peserta internasional. DISC bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi ruang kolaborasi global yang mempertemukan gagasan, budaya, dan pengalaman,” tutur Darlis.

Kata dia melalui DISC UIN Datokarama Palu tidak hanya berperan sebagai institusi penerima mahasiswa internasional, tetapi juga sebagai pusat diplomasi pendidikan dan budaya.

"Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan nilai-nilai Islam moderat, budaya lokal, serta praktik akademik di Indonesia kepada komunitas internasional," ucapnya.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026