
Lanal Palu imbau nelayan di Donggala pasang alat pemantauan kapal

Donggala (ANTARA) - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu menyebutkan pentingnya nelayan di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah memasang alat Vessel Monitoring System atau Sistem Pemantauan Kapal.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu, Kolonel Laut (P) Marthinus Sir mengatakan alat sistem pemantauan kapal memberikan manfaat dalam pemantauan seluruh aktivitas kegiatan tangkap ikan di perairan setempat.
"Tentunya ini peralatan yang sangat baik dan berguna untuk mempermudah kita dalam pengawasan terhadap kegiatan perikanan tangkap terukur sehingga kegiatan nelayan yang cukup masif di laut ini bisa dipantau secara bersama-sama," kata Marthinus saat ditemui media di Banawa, Donggala, Rabu.
Ia mengemukakan pemantauan para nelayan saat melaut ke depan bisa memudahkan jika terjadi hal kedaruratan dan mempermudah monitoring nelayan.
"Jadi nelayan ini merupakan aset kita untuk dibina sehingga menjadi alat untuk mendukung kepentingan pertahanan negara terutama saat mereka melaut maka itu menunjukkan kedaulatan bangsa Indonesia bahwa memang ini adalah perairan Indonesia," ucapnya.
Menurut dia, alat sistem pemantauan kapal itu adalah berbasis satelit memberikan kemudahan melakukan pemantauan aktivitas kapal, baik saat cuaca baik maupun buruk.
"Melalui alat ini bisa memantau secara real-time aktivitas nelayan Donggala saat memudahkan tim penyelamat jika terjadi hal tidak diinginkan," katanya.
Ia menyebutkan alat itu digunakan dalam mendukung operasi pencarian dan penyelamatan saat nelayan mengalami kondisi darurat di laut.
"Kami berharap para nelayan bisa menggunakan dan menjaga alat pemantau kapal ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," katanya.
Diketahui Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan bantuan alat Vessel Monitoring System atau Sistem Pemantauan Kapal kepada 54 nelayan di Kabupaten Donggala.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
