Palu - Kontingen Sulawesi Tengah pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau pada September 2012 salah satunya mengunggulkan cabang olahraga Billiard.
"Kita punya dua atlet andalan yang sudah teruji jam tandingnya. Atlet kita sudah pernah masuk dalam pertandingan internasional Guinnes Event di Jakarta," kata Ketua Persatuan Olahraga Billiard Seluruh Indonesia (POBSI) Sulawesi Tengah Amrullah Almahdali di Palu, Kamis.
Kontingan Sulawesi Tengah yang diperkuat oleh Rony Lumengkues dan Zulkifli Alidrus tersebut optimis bisa menyumbangkan satu medali sehingga bisa mendorong rengking daerah ini masuk dalam 20 besar yang pada PON sebelumnya berada di posisi 30.
Amrullah mengatakan, meskipun pada Guiness International Event dua atlet daerah ini tidak mendapat gelar, tetapi setidaknya untuk masuk dalam pertandingan internasional bukan hal yang mudah.
Dia mengatakan, pada Pra PON lalu Billiard Sulawesi Tengah berada di peringkat delapan.
"Untuk Sulawesi Tengah kita sudah pernah uji coba, kami tidak khawatir lagi," katanya.
Amrullah mengatakan, dua atlet Billiard yang dimiliki Sulawesi Tengah pascapendidikan dan pelatihan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan selama tiga bulan mengalami peningkatan kualitas pertandingan yang baik.
"Ada kemajuan dari sisi fisik dan keterampilannya. Kita tinggal mau jaga nonteknis seperti pengendalian emosi," katanya.
Menurut Amrullah, atlet Billiard dibawah asuhan Moh Khairil tersebut juga diharapkan tidak terpengaruh oleh bonus yang dijanjikan pemerintah daerah bagi atlet berprestasi.
Dia mengatakan, semangat tanding atlet salah satunya juga didukung oleh perhatian pemerintah daerah terhadap mereka yang beprestasi.
"Sampai sekarang belum ada keputusan pemerintah daerah soal bonus yang akan diberikan kepada atlet berprestasi, padahal ini juga ikut mempengaruhi semangat juang atlet kita," katanya.
Menurut rencana, kontingen Sulawesi Tengah akan diberangkatkan secara bertahap menuju arena PON XVIII di Riau.
Pemberangkatan perdana akan dilakukan pada 2 September, hingga 9 September 2012. (A055)
"Kita punya dua atlet andalan yang sudah teruji jam tandingnya. Atlet kita sudah pernah masuk dalam pertandingan internasional Guinnes Event di Jakarta," kata Ketua Persatuan Olahraga Billiard Seluruh Indonesia (POBSI) Sulawesi Tengah Amrullah Almahdali di Palu, Kamis.
Kontingan Sulawesi Tengah yang diperkuat oleh Rony Lumengkues dan Zulkifli Alidrus tersebut optimis bisa menyumbangkan satu medali sehingga bisa mendorong rengking daerah ini masuk dalam 20 besar yang pada PON sebelumnya berada di posisi 30.
Amrullah mengatakan, meskipun pada Guiness International Event dua atlet daerah ini tidak mendapat gelar, tetapi setidaknya untuk masuk dalam pertandingan internasional bukan hal yang mudah.
Dia mengatakan, pada Pra PON lalu Billiard Sulawesi Tengah berada di peringkat delapan.
"Untuk Sulawesi Tengah kita sudah pernah uji coba, kami tidak khawatir lagi," katanya.
Amrullah mengatakan, dua atlet Billiard yang dimiliki Sulawesi Tengah pascapendidikan dan pelatihan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan selama tiga bulan mengalami peningkatan kualitas pertandingan yang baik.
"Ada kemajuan dari sisi fisik dan keterampilannya. Kita tinggal mau jaga nonteknis seperti pengendalian emosi," katanya.
Menurut Amrullah, atlet Billiard dibawah asuhan Moh Khairil tersebut juga diharapkan tidak terpengaruh oleh bonus yang dijanjikan pemerintah daerah bagi atlet berprestasi.
Dia mengatakan, semangat tanding atlet salah satunya juga didukung oleh perhatian pemerintah daerah terhadap mereka yang beprestasi.
"Sampai sekarang belum ada keputusan pemerintah daerah soal bonus yang akan diberikan kepada atlet berprestasi, padahal ini juga ikut mempengaruhi semangat juang atlet kita," katanya.
Menurut rencana, kontingen Sulawesi Tengah akan diberangkatkan secara bertahap menuju arena PON XVIII di Riau.
Pemberangkatan perdana akan dilakukan pada 2 September, hingga 9 September 2012. (A055)