Polri telusuri peran Sultan dari tulisan di internet
Sabtu, 22 Oktober 2016 17:13 WIB
Boy Rafli Amar (antaranews)
Jakarta (antarasulteng.com) - Polisi menelusuri konten yang diunggah mendiang pelaku penyerangan terhadap tiga polisi di Tangerang, Sultan Aziansyah, untuk mengungkap perannya dalam jaringan terorisme.
"Masih diselidiki konten-konten dari akun milik pelaku, ada blog, ada website. Tim digital forensik berupaya mengkloning isi percakapan dan tulisan-tulisan apa saja yang pernah diunggah," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, di Jakarta, Sabtu.
Selain itu, polisi juga tengah mendalami isi data yang berasal dari telepon seluler milik Sultan karena dicurigai pelaku pernah berkomunikasi dengan pihak-pihak tertentu terkait aksi radikalisme.
"Dia dicurigai banyak berkomunikasi dengan pihak-pihak luar yang nadanya cukup mencurigakan. Ini (penyelidikan) terus kami kembangkan," ujar mantan Kapolda Banten ini.
Dari hasil penyidikan sementara, Sultan diketahui merupakan jaringan Jamaah Anshor Daulah Khilafah Nusantara (JADKN), pimpinan Aman Abdurrahman yang berafiliasi dengan sel teroris Pondok Pesantren Tahfidz Alquran Anshorullah, pimpinan mendiang Ustadz Fauzan Al-Anshori.
"Masih diselidiki konten-konten dari akun milik pelaku, ada blog, ada website. Tim digital forensik berupaya mengkloning isi percakapan dan tulisan-tulisan apa saja yang pernah diunggah," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, di Jakarta, Sabtu.
Selain itu, polisi juga tengah mendalami isi data yang berasal dari telepon seluler milik Sultan karena dicurigai pelaku pernah berkomunikasi dengan pihak-pihak tertentu terkait aksi radikalisme.
"Dia dicurigai banyak berkomunikasi dengan pihak-pihak luar yang nadanya cukup mencurigakan. Ini (penyelidikan) terus kami kembangkan," ujar mantan Kapolda Banten ini.
Dari hasil penyidikan sementara, Sultan diketahui merupakan jaringan Jamaah Anshor Daulah Khilafah Nusantara (JADKN), pimpinan Aman Abdurrahman yang berafiliasi dengan sel teroris Pondok Pesantren Tahfidz Alquran Anshorullah, pimpinan mendiang Ustadz Fauzan Al-Anshori.
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor : Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BNPT: Aktivitas transportasi laut bisa jadi pintu masuknya radikalisme
29 March 2022 13:06 WIB, 2022
BNPT harap peran para tokoh di Sulteng kuatkan ketahanan ideologi bangsa
10 August 2020 18:29 WIB, 2020
BNPT sebut penyintas terorisme harus bangun persaudaraan dan kebersamaan
17 June 2020 12:30 WIB, 2020
BNPT: Mantan napi terorisme berperan penting ciptakan perdamaian di daerahnya
29 May 2020 19:48 WIB, 2020
Kepala BNPT Boy Rafli: ingin tingkatkan kerja sama untuk berantas terorisme
06 May 2020 11:43 WIB, 2020