Sigi, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengajak masyarakat peduli terhadap lingkungan dengan menangani sampah, baik melalui pengolahan kembali maupun dibuang ke tempat pembuangan akhir.

"Untuk Sulawesi Tengah dipusatkan di Kabupaten Sigi karena kegiatan aksi bersih negeri ini serentak di 34 wilayah di Indonesia oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), kegiatan sangat positif mengingatkan kepada seluruh masyarakat dan pemerintah daerah tentang pentingnya penanganan sampah," kata Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi di Sigi, Sabtu.
 
Dia menjelaskan aksi ini untuk mengajak masyarakat menjaga lingkungan dengan memungut dan mengelola sampah secara baik dan benar.
 
"Aparatur sipil negara (ASN) ke depan harus mampu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat dalam hal menjaga lingkungan sekitar karena dalam pengelolaan sampah dibutuhkan kontribusi semua pihak yang ada agar pengelolaan sampah benar-benar terlaksana dengan baik," ucapnya.
 
Ia mengatakan aksi penanganan sampah dipusatkan di Kawasan Hunian Tetap (Huntap) Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru mulai dari pintu gerbang kawasan itu hingga pemukiman warga huntap di daerah setempat.
 
Ia mengakui penanganan sampah di daerah setempat masih kurang optimal karena jumlah armada pengangkut sampah milih pemkab yang belum memadai.

Produksi sampah di Kabupaten Sigi 48 ribu ton per tahun, sedangkan yang tertangani 15 ribu ton.

"Sehingga kita masih punya pekerjaan rumah yakni penanganan sampah dengan pengurangan dan pengolahan sampah untuk didaur ulang sehingga dapat dimanfaatkan kembali," kata dia.
 
Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sigi, selama 2023 pihaknya masih melayani sampah dari 4.200 kepala keluarga (KK) di tiga kecamatan.

Pewarta : Moh Salam
Editor : Andilala
Copyright © ANTARA 2024