Palu (ANTARA) - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Fahrudin Yambas mengatakan program Semarak Ramadhan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah.

“Semarak Ramadhan ini menjadi momen penting bagi kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, mensyukuri nikmat-Nya, serta mencerminkan akhlak yang baik dalam setiap tindakan kita,” katanya di Palu, Rabu.

Ia mengatakan program ini bertujuan untuk memperkuat syiar Islam, membangun akhlakul karimah serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Selain itu, kata dia, program ini akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, organisasi Islam, serta institusi pendidikan, dengan pelaksanaan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi terhadap Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Sulawesi Tengah dan kabupaten/kota yang telah melaksanakan program ini.

“Kami mengharapkan program ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi umat Islam di Sulawesi Tengah, serta semakin memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat,” katanya

Sekretaris LPTQ Provinsi Sulawesi Tengah dan kabupaten/kota Junaedin menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan nilai keimanan dan ketakwaan umat Islam kepada Allah SWT melalui berbagai kegiatan keagamaan.

“Sasaran utama kegiatan ini mencakup berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, siswa sekolah, santri madrasah, majelis taklim, serta masyarakat umum”, ujarnya.

Ia mengemukakan, ada empat kegiatan utama yang akan dilaksanakan dalam program semarak Ramadhan 1446 Hijriah, yakni targib Ramadhan atau khatam Al Quran bersama 1.000 hafiz/hafizah yang diselenggarakan serentak di seluruh daerah.

Kemudian, tahsin dan tadarus Al Quran untuk membaca dan mendalami Al Quran bersama juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di 1.000 majelis selama Ramadhan.

Selanjutnya, menulis Al Quran bersama kaligrafer dunia, dan kajian tafsir tematik atau diskusi tafsir Al Quran bersama para juara MTQ.


Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor : Andilala
Copyright © ANTARA 2026