Monyet Iran ke Luar Angkasa
Rabu, 30 Januari 2013 10:34 WIB
Gambar video tak bertanggal yang ditayangkan televisi negara berbahasa Inggris Iran, Press TV, pada 28 Januari 2013. (REUTERS/Press TV)
Teheran (antarasulteng.com) - Iran membuat langkah pertama untuk mengirimkan manusia ke ruang
angkasa dengan mengorbitkan seekor monyet ke antariksa dan membawanya
kembali ke Bumi dengan data-data lingkungan.
Saat mengumumkan kesuksesan peluncuran misi tersebut pada Senin, Menteri Pertahanan Iran Ahmad Vahidi mengatakan The Explorer Pioneer berhasil menyelesaikan misi pada orbit dengan ketinggian 120 kilometer.
Menurut dia, biokapsul yang membawa monyet tersebut telah kembali ke Bumi dengan selamat dengan kecepatan sesuai rencana.
"Mengirim Explorer dan mengembalikannya adalah langkah pertama untuk mengirimkan manusia ke antariksa pada tahap selanjutnya," kata Vahidi seperti dikutip Kantor Berita Fars.
Iran, lanjut dia, selanjutnya akan meresmikan markas observasi ruang angkasa.
Menurut Organisasi Industri Antariksa Kementerian Pertahanan Iran, pengiriman kera ke ruang angkasa dilakukan menggunakan roket Pishgam (Pioneer), yang juga membawa kembali muatan hidup itu ke Bumi.
Pada pertengahan Maret 2011, Badan Antariksa Iran mengumumkan peluncuran roket Kavoshgar-4 yang membawa kapsul percobaan yang dirancang memuat kera.
Iran sudah mengirimkan binatang-binatang kecil ke ruang angkasa, termasuk tikus, kura-kura, dan cacing dengan kapsul yang dibawa roket Kavoshgar-3 pada 2010.
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad pada 2010 mengumumkan rencana Iran untuk mengirimkan astronot ke ruang angkasa pada 2024. Namun setelah kajian dalam pertemuan kabinet rencana peluncuran itu dipercepat lima tahun. (Ant)
Saat mengumumkan kesuksesan peluncuran misi tersebut pada Senin, Menteri Pertahanan Iran Ahmad Vahidi mengatakan The Explorer Pioneer berhasil menyelesaikan misi pada orbit dengan ketinggian 120 kilometer.
Menurut dia, biokapsul yang membawa monyet tersebut telah kembali ke Bumi dengan selamat dengan kecepatan sesuai rencana.
"Mengirim Explorer dan mengembalikannya adalah langkah pertama untuk mengirimkan manusia ke antariksa pada tahap selanjutnya," kata Vahidi seperti dikutip Kantor Berita Fars.
Iran, lanjut dia, selanjutnya akan meresmikan markas observasi ruang angkasa.
Menurut Organisasi Industri Antariksa Kementerian Pertahanan Iran, pengiriman kera ke ruang angkasa dilakukan menggunakan roket Pishgam (Pioneer), yang juga membawa kembali muatan hidup itu ke Bumi.
Pada pertengahan Maret 2011, Badan Antariksa Iran mengumumkan peluncuran roket Kavoshgar-4 yang membawa kapsul percobaan yang dirancang memuat kera.
Iran sudah mengirimkan binatang-binatang kecil ke ruang angkasa, termasuk tikus, kura-kura, dan cacing dengan kapsul yang dibawa roket Kavoshgar-3 pada 2010.
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad pada 2010 mengumumkan rencana Iran untuk mengirimkan astronot ke ruang angkasa pada 2024. Namun setelah kajian dalam pertemuan kabinet rencana peluncuran itu dipercepat lima tahun. (Ant)
Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes imbau warga Kota Palu tidak panik terkait penyakit cacar monyet
21 September 2024 14:39 WIB, 2024
Kementerian Kesehatan sebut vaksin cacar monyet saat ini sangat terbatas dan mahal
14 November 2023 6:19 WIB, 2023