Hasil uji biosolar B30 akan dilaporkan Presiden bulan depan
Kamis, 15 Agustus 2019 12:58 WIB
Pengujian B30 (Antara News/Chairul Rohman)
Wonosobo (ANTARA) - Proses pengujian bahan bakar biosolar atau biodiesel B30, berupa solar dengan campuran minyak nabati 30 persen sudah mencapai tahap 50 persen, dan Kementerian Energi Sumber Daya Minaeral (ESDM) akan menyampaikan seluruh hasil pengujian ke Presiden Joko Widodo pada pertengahan September.
"Uji coba sampai saat ini sudah mencapai 50 persen. Uji coba itu beragam, ada yang sudah 60 persen ada yang 40 persen dan target kita itu 50 ribu kilometer," ungkap Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Balitbang ESDM), Dadan Kusdiana di Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu.
Presentase uji coba itu memang tidak semuanya sama, karena pihak dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) ingin memastikan proses pengujian mesin terlebih dahulu.
"Jadi ada yang masuk uji coba disini ada yang uji coba jalan, dan begitu seterusnya," terangnya.
Uji coba mobil berjalan dilakukan oleh dua jenis kendaraan berbobot di bawah 3,5 ton seperti Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero, Nissan Terra dan DFSK. Sedangkan jenis kedua adalah kendaraan berbobot di atas 3,5 ton.
Penyelesaian uji coba itu ditargetkan akan rampung pada pertengahan September mendatang, dengan keseluruhan uji coba yang akan mencapai 90 persen.
Meski demikian, beberapa indikator umum seperti daya tahan, penggunaan konsumsi bahan bakar kemudian emisi dan perbedaan tekanan antara di filter untuk masuk dan keluar, secara umum semuanya stabil dan memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Jika proses pengujian B30 tidak terkendala, penerapan B30 akan mulai diberlakukan pada awal Januari 2020. B30 yang dipilih dengan kadar Monogliserida (MG) sebesar 0,55 (persen-massa).
Sedangakan yang dimaksud Monogliserida itu sendiri ialah, kandungan bahan mentah dari CPO, sebelum menjadi biodiesel, yang memberikan hasil negatif terhadap kualitas dari bahan bakar biodiesel itu sendiri.
"Uji coba sampai saat ini sudah mencapai 50 persen. Uji coba itu beragam, ada yang sudah 60 persen ada yang 40 persen dan target kita itu 50 ribu kilometer," ungkap Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Balitbang ESDM), Dadan Kusdiana di Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu.
Presentase uji coba itu memang tidak semuanya sama, karena pihak dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) ingin memastikan proses pengujian mesin terlebih dahulu.
"Jadi ada yang masuk uji coba disini ada yang uji coba jalan, dan begitu seterusnya," terangnya.
Uji coba mobil berjalan dilakukan oleh dua jenis kendaraan berbobot di bawah 3,5 ton seperti Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero, Nissan Terra dan DFSK. Sedangkan jenis kedua adalah kendaraan berbobot di atas 3,5 ton.
Penyelesaian uji coba itu ditargetkan akan rampung pada pertengahan September mendatang, dengan keseluruhan uji coba yang akan mencapai 90 persen.
Meski demikian, beberapa indikator umum seperti daya tahan, penggunaan konsumsi bahan bakar kemudian emisi dan perbedaan tekanan antara di filter untuk masuk dan keluar, secara umum semuanya stabil dan memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Jika proses pengujian B30 tidak terkendala, penerapan B30 akan mulai diberlakukan pada awal Januari 2020. B30 yang dipilih dengan kadar Monogliserida (MG) sebesar 0,55 (persen-massa).
Sedangakan yang dimaksud Monogliserida itu sendiri ialah, kandungan bahan mentah dari CPO, sebelum menjadi biodiesel, yang memberikan hasil negatif terhadap kualitas dari bahan bakar biodiesel itu sendiri.
Pewarta : Chairul Rohman
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bio Farma ajak industri vaksin berkolaborasi jadi industri kemandirian
04 February 2022 5:29 WIB, 2022
Erick Thohir berduka atas meninggalnya ketua uji klinis vaksin Sinovac Bio Farma
08 July 2021 4:58 WIB, 2021
Terpopuler - Pendidikan & Iptek
Lihat Juga
DSLNG latih guru penggerak Banggai kuasai pembelajaran berbasis kecerdasan buatan
28 January 2026 10:55 WIB
Rektor UIN Datokarama Palu perjuangkan hak generasi muda peroleh pendidikan
25 January 2026 18:45 WIB
Pemkab Poso perkuat sinergi dengan pusat untuk pengembangan pendidikan tinggi
16 January 2026 20:13 WIB