Masyarakat asli Jayawijaya bantu pengungsi
Rabu, 2 Oktober 2019 13:59 WIB
Kepala Distrik Walelagama Kabupaten Jayawijaya Papua Karlos Elosak (gunakan batik) saat menyerahkan bantuan sayur kepada pengurus di dapur umum korban kerusuhan di Wamena, pada Rabu, (2/10/2019). (ANTARA/Marius Frisson Yewun)
Wamena (ANTARA) - Masyarakat asli Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua memberikan bantuan sayur-mayur untuk para pengungsi yang ada di pusat ibu kota kabupaten, di Wamena.
Kepala Distrik Walelagama Karlos Elosak bersama perwakilan kepala kampung di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Rabu, mengantarkan sumbangan sayur-mayur itu ke dapur umum yang dibangun pemerintah di Gedung Ukumiarek Asso.
"Hari ini saya bawa datang untuk menyumbangkan. Sayur-mayur ini hasil bumi dari masyarakat," kata Karlos Elosak.
Masyarakat Walelagama mengharapkan sayur-mayur itu dimanfaatkan untuk meringankan beban korban kerusuhan Wamena pada Senin, (23/9).
"Kami masyarakat di kampung-kampung hanya punya sayur-mayur sehingga hanya itu yang bisa kami bantu. Iklas dari masyarakat," katanya.
Selain memberikan ke dapur umum, bantuan masyarakat dari enam kampung itu diberikan juga ke beberapa titik pengungsian.
Warga Distrik Walelagama mengharapkan situasi di pusat ibu kota Kabupaten Jayawijaya kembali normal seperti biasa.
"Semoga Wamena kembali normal seperti semula. Kami di Walelagama aman dari kerusuhan Senin, (23/9). Dan kemarin juga kami sudah canangkan distrik kami aman," katanya.
Penjabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jayawijaya Ernawati Tappi mengatakan bantuan sayur-mayur dari masyarakat bukan saja dari distrik Walelagama, tapi juga dari distrik lainnya di Jayawijaya.
"Sampai Selasa (1/10) sore ada bantuan dari masyarakat dari distrik-distrik lain yang diantar ke posko. Bantuan berasal dari sekitar delapan distrik," katanya.
Kepala Distrik Walelagama Karlos Elosak bersama perwakilan kepala kampung di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Rabu, mengantarkan sumbangan sayur-mayur itu ke dapur umum yang dibangun pemerintah di Gedung Ukumiarek Asso.
"Hari ini saya bawa datang untuk menyumbangkan. Sayur-mayur ini hasil bumi dari masyarakat," kata Karlos Elosak.
Masyarakat Walelagama mengharapkan sayur-mayur itu dimanfaatkan untuk meringankan beban korban kerusuhan Wamena pada Senin, (23/9).
"Kami masyarakat di kampung-kampung hanya punya sayur-mayur sehingga hanya itu yang bisa kami bantu. Iklas dari masyarakat," katanya.
Selain memberikan ke dapur umum, bantuan masyarakat dari enam kampung itu diberikan juga ke beberapa titik pengungsian.
Warga Distrik Walelagama mengharapkan situasi di pusat ibu kota Kabupaten Jayawijaya kembali normal seperti biasa.
"Semoga Wamena kembali normal seperti semula. Kami di Walelagama aman dari kerusuhan Senin, (23/9). Dan kemarin juga kami sudah canangkan distrik kami aman," katanya.
Penjabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jayawijaya Ernawati Tappi mengatakan bantuan sayur-mayur dari masyarakat bukan saja dari distrik Walelagama, tapi juga dari distrik lainnya di Jayawijaya.
"Sampai Selasa (1/10) sore ada bantuan dari masyarakat dari distrik-distrik lain yang diantar ke posko. Bantuan berasal dari sekitar delapan distrik," katanya.
Pewarta : Marius Frisson Yewun
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Jokowi targetkan percepatan rehabilitasi infrastruktur di Wamena
28 October 2019 13:02 WIB, 2019
Kapolda Papua: pengungsi Wamena siap terima dialog dengan Presiden Jokowi
28 October 2019 7:31 WIB, 2019
Presiden Jokowi diminta bangun rumah terbakar akibat kerusuhan di Wamena
22 October 2019 7:10 WIB, 2019
Menhub : Bandara Nop Goliat Dekai jadi penopang distribusi logistik Papua
14 October 2019 6:25 WIB, 2019