Aktifitas ekonomi di Wamena mulai pulih
Selasa, 8 Oktober 2019 18:05 WIB
Sejumlah prajurit TNI dan Polri berjaga di Jalan Irian, Wamena, Papua, Selasa (8/10/2019). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/ama. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jayapura (ANTARA) - Aktifitas ekonomi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya berangsur pulih pascarusuh belum lama ini di mana layanan jasa pun mulai aktif seperti Kantor Pos hingga pihak perbankan.
Kepala PT. Pos Indonesia Regional XI Wilayah Papua dan Papua Barat Lily Sellano di Jayapura, Selasa, mengatakan per Senin (7/10) layanan jasa di kantornya sudah mulai berjalan kembali.
"Untuk wilayah Wamena sudah dibuka untuk layanan pensiun dan jasa keuangan, sedangkan layanan pengiriman surat serta paket akan segera diaktifkan dalam pekan ini," katanya.
Menurut Lily, dalam pekan ini pula PT. Pos akan melakukan konsolidasi agar petugas-petugas yang sudah keluar dari Wamena diusahakan segera kembali ke tempat tugasnya masing-masing.
"PT. Pos siap membantu pemerintah untuk memulihkan kondisi di Wamena dengan segera menormalkan layanan di lokasi tersebut," ujarnya.
Senada dengan Lily Sellano, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Naek Tigor Sinaga mengatakan seluruh perbankan yang ada di Wamena telah kembali beroperasional seperti Bank Mandiri, BRI, Bank Papua, BNI bahkan BPR.
"Kebutuhan uang tunainya tidak ada masalah hingga kini karena di Wamena ada Kas Titipan BI yang dikelola oleh Bank Papua, dengan plafon Rp 150 miliar," katanya.
Dia menambahkan sejak kerusuhan hingga kini, pihaknya memastikan tidak ada penarikan uang tunai dalam jumlah yang signifikan.
Baca juga: Kementerian PUPR - TNI kerja sama untuk bangun kembali Wamena
Baca juga: Kapolda Papua: kasus kerusuhan Wamena bukan kasus SARA
Kepala PT. Pos Indonesia Regional XI Wilayah Papua dan Papua Barat Lily Sellano di Jayapura, Selasa, mengatakan per Senin (7/10) layanan jasa di kantornya sudah mulai berjalan kembali.
"Untuk wilayah Wamena sudah dibuka untuk layanan pensiun dan jasa keuangan, sedangkan layanan pengiriman surat serta paket akan segera diaktifkan dalam pekan ini," katanya.
Menurut Lily, dalam pekan ini pula PT. Pos akan melakukan konsolidasi agar petugas-petugas yang sudah keluar dari Wamena diusahakan segera kembali ke tempat tugasnya masing-masing.
"PT. Pos siap membantu pemerintah untuk memulihkan kondisi di Wamena dengan segera menormalkan layanan di lokasi tersebut," ujarnya.
Senada dengan Lily Sellano, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Naek Tigor Sinaga mengatakan seluruh perbankan yang ada di Wamena telah kembali beroperasional seperti Bank Mandiri, BRI, Bank Papua, BNI bahkan BPR.
"Kebutuhan uang tunainya tidak ada masalah hingga kini karena di Wamena ada Kas Titipan BI yang dikelola oleh Bank Papua, dengan plafon Rp 150 miliar," katanya.
Dia menambahkan sejak kerusuhan hingga kini, pihaknya memastikan tidak ada penarikan uang tunai dalam jumlah yang signifikan.
Baca juga: Kementerian PUPR - TNI kerja sama untuk bangun kembali Wamena
Baca juga: Kapolda Papua: kasus kerusuhan Wamena bukan kasus SARA
Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Jokowi targetkan percepatan rehabilitasi infrastruktur di Wamena
28 October 2019 13:02 WIB, 2019
Kapolda Papua: pengungsi Wamena siap terima dialog dengan Presiden Jokowi
28 October 2019 7:31 WIB, 2019
Presiden Jokowi diminta bangun rumah terbakar akibat kerusuhan di Wamena
22 October 2019 7:10 WIB, 2019
Menhub : Bandara Nop Goliat Dekai jadi penopang distribusi logistik Papua
14 October 2019 6:25 WIB, 2019