Ambon (ANTARA) -
Grup band Noah membius penonton di lapangan merdeka kota Ambon, Sabtu malam.

Ribuan penonton yang hadir di lapangan merdeka, diajak bernostalgia dengan lagu-lagu band Noah yang hits di awal  2000-an.

Penonton ikut bergoyang dan bernyanyi mengikuti hentakan musik beraliran pop rock dari lagu yang tidak asing ditelinga.

Grup band yang digawangi Ariel pada vokal, Ariel, Lukman gitar, David keybord, Rio Bass dan Lanlan drum, tampil menghibur penonton di rangkaian tour event Suryanation Motorland 2019.

Ariel mengawali konser membawakan lagu bukalah topengmu, sambil memakai topeng tampil di panggung dan mendapat sambutan meriah dari penonton.

Noah tampil membawakan 15 lagu diantaranya mimpi yang sempurna, aku dan bintang, semua tentang kita, yang terdalam, bintang di surga, ada apa denganmu, mungkin nanti, kukatakan dengan indah, diatas normal, dan khayalan tingkat tinggi.

Lagu mungkin nanti, Ariel mengajak salah seorang penonton naik ke atas panggung untuk bernyanyi bersama.

Usai duet dengan penonton Ariel juga mengajak selfi dengan latar ribuan penonton yang memadati lokasi konser.

Penampilan grup musik asal Bandung ini tidak hanya apik menampilkan permainan musik tetapi juga memberikan sejumlah kejutan bagi penonton.

Diakhir konser Ariel membawakan lagu wanitaku dari album terbaru keterkaitan Keterikatan Noah yang dirilis Agustus 2019.

Ariel juga menyampaikan selamat kepada kota Ambon yang ditetapkan sebagai kota musik dunia versi Unesco di akhir Oktober 2019.

"Saya bangga Ambon ditetapkan sebagai kota musik dunia, semoga kedepan dari kota ini semakin banyak musisi hebat yang berkarya dan dikenal di dunia internasional," tandas Ariel diakhir konser.

Mengawali penampilan group band Noah di tour event Suryanation Motorland, tampil grup grup musik bergenre reggae Steven Jam.

Event Suryanation Motorland diawali berbagai kegiatan di lapangan Merdeka seperti Custom Bike Exhibition, Garage Shop & Sale serta sejumlah event menarik lainnya.

Selain melakukan konser musik di Ambon grup band noah juga berkesempatan mengunjungi pengungsi korban gempa di negeri Waai kecamatan Salahutu.
 

Pewarta : Penina Fiolana Mayaut
Uploader : Sukardi
Copyright © ANTARA 2024