Logo Header Antaranews Sulteng

Ini dia Seruan Penggembalaan Sinode GKST menyikapi virus corona

Rabu, 18 Maret 2020 21:26 WIB
Image Print
Ketua Umum Sinode GKST Pdt Jetroson Rense, M.Th (Antaranews Sulteng/Istimewa)
... dianjurkan untuk sementara waktu tidak melakukan jabatan tangan dengan pelayan atau sesama warga jemaat usai pelaksanaan ibadah.

Palu (ANTARA) - Majelis Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) mengeluarkan seruan penggembalaan kepada seluruh warga gereja ini untuk menyikapi penyebaran virus corona atau COVID-19 yang telah dinyatakan sebagai pandemik oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Seruan penggembalaan yang ditandatangani Ketua Umum Pendeta Jetroson Rense, M.Th dan Sekretaris Umum Pendeta Yulianus Tolewo, S.Th,MA itu terdiri atas enam butir yakni sbb:

1. Dalam situasi apapun kita (warga gereja) senantiasa percaya bahwa pengorbanan Tuhan Yesus Kristus di atas kayu salib menjadi jaminan kesembuhan: "oleh bilur-biilurNya kamu telah sembuh" ( I Petrus 2:24) dan keselamatan sebaghai wujud kasihNya bagi setiap orang yang benar-benar percaya (Yohanes 3:16).

Bertolak dari keyakinan tersebut maka diharapkan seluruh warga GKST untuk tidak menjadi panik dalam menyikapi wabah virus corona. Tetap melakukan aktivitas dengan memperhatikan petunjuk yang dikeluarkan oleh pemerintah guna mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan masing-masing.

2. Melakukan gerakan doa bersama di keluarga masing-masing sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah yang senantiasa berupaya melakukan sosialisasi bagi pencegahan dan penanggulangan pasien yang terindikasi terkena virus ini. Kepada tenaga medis dan paramedis yang melakukan perawatan pasien corona serta lembaga-lembaga pelayanan publik lainnya yang terlibat langsung dalam penanganan virus corona.

3. Menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, berolah-raga, menjaga kebersihan rumah tempat tinggal dan lingkungan masing-masing.

4. Segera memeriksakan diri ke rumah sakit atau puskesmas jika terjadi gangguan kesehatan.

5. Untuk menjaga penyebaran virus corona, maka dianjurkan untuk sementara waktu tidak melakukan jabatan tangan dengan pelayan atau sesama warga jemaat usai pelaksanaan ibadah.

6. Sehubungan dengan kegiatan perayaan Paskah, maka perlu dipertimbangkan untuk melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Demikian seruan penggembalaan ini disampaikan dengan harapan semua warga GKST sebagai anak bangsa bersatu hati mencegah berkembangnya penularan virus corona. Tuhan Yesus memberkati kita.



Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026