Logo Header Antaranews Sulteng

Masyarakat Diminta Jaga Taman Nasional

Sabtu, 30 November 2013 11:31 WIB
Image Print
Ilustrasi (Antaranews/Istimewa)

Palu (antarasulteng.com) - Masyarakat yang bermukim di dalam maupun sekitar Taman Nasional hendaknya ikut menjaga dan mengamankan hutan agar tetap terpelihara baik, kata pejabat berwenang setempat.

"Jangan sebaliknya merusak hanya karena kepentingan pribadi," kata Kepala Bidang Teknis Konservasi Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) di Palu, Sabtu.

Ia mengatakan siapa pun yang melakukan tindakan tak terpuji dalam kawasan hutan lindung akan diseret ke pengadilan.

Pihak Taman Nasional tidak akan memberikan toleransi bagi masyarakat yang terbukti melakukan pencurian hasil hutan, perambahan dan pembalakan liar.

Keberadaan Taman Nasional Lore Lindu harus dijaga, kena keberadaannya tidak saja merupakan aset daerah, tetapi juga negara, bahkan merupakan paru-paru dunia.

Ia mengatakan Taman Nasional Lore Lindu yang berada di dua wilayah yakni sebagian masuk Kabupaten Poso dan Sigi itu merupakan paru-paru dunia, yang selama ini banyak dikunjungi berbagai wisatawan mancanegara dan juga menjadi tempat penelitian.

Menurut dia, jika keberadaan TNLL tetap terjada dan terpelihara dengan baik akan sangat bermanfaat tidak hanya bagi kelangsungan hidup flora dan fauna, tetapi bagi orang banyak.

Ahmad Yani mengaku hingga kini masih ada bergabai gangguan di dalam taman, tetapi dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini semakin menurun.

Memang masih ada perambahan, pembalakan liar dan juga kegiatan `illegal logging`, namun sudah menurun dibanding sebelumnya.

Ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat yang bermukim di dalam maupun luar Taman Nasional Lore Lindu semakin meningkat.

Meningkatnya kesadaran masyarakat menjaga dan mengamankan kawasan hutan lindung tidak terlepas dari partisipasi jajaran pemerintah kecamatan, desa, dan juga para tokoh masyarakat dan adat dalam memberikan pemahaman.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026