SBY Diminta Tolak Rekomendasi Pemecatan Verna Inkiriwang

id SBY, demokrat, poso

Presiden SBY dan Ibu Negara saat menghadiri Mukhtamar Alkhairaat 2008, disambut Ketua Utama Alkhairaat H.S. Saggaf Aljufri dan para santri. (www.presidenri.go.id)

Jakarta (antarasulteng) - Tokoh muda asal Kabupaten Poso Rizal Calvary Marimbo meminta Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menolak rekomendasi pemecatan anggota DPR RI daerah pemilihan Poso, Sulawesi Tengah, Verna Gladys Inkiriwang.
        
"Rencana pemecatan itu tidak memiliki alasan yang kuat. Demokrat merekomendasikan Verna digantikan politisi Andi Saiman yang justru sama sekali tidak dikenal masyarakat Poso. Bahkan rumah Andi Saiman saja tidak ada di Sulteng, apalagi di Poso," ujar Rizal melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.
        
Dia mengatakan, apabila Verna dipecat maka masyarakat Poso sama saja tidak akan memiliki wakilnya di DPR RI.
        
"Ini berarti masyarakat Poso dikecewakan dan kami akan melawan," tegas Rizal.

Rizal meminta agar SBY tidak menyakiti hati masyarakat Poso yang dua kali mengantarkannya ke kursi Presiden, dengan ikut menyetujui pemecatan Verna.
        
Dia mengingatkan, Kabupaten Poso merupakan satu-satunya kabupaten yang konsisten memenangkan Demokrat pada pemilu legislatif di Sulteng.
        
Sebelumnya sejumlah anggota DPR RI Partai Demokrat disebut-sebut akan menghadapi penggantian antar-waktu (PAW) yang diusulkan oleh Mahkamah Partai Demokrat.
Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar