
Sekprov Siap Hadapi Hukum Yang Menyeret Namanya

Saya yakin apa yang saya lakukan selama ini tidak terkait masalah hukum
Palu, (antarasulteng.com) - Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah Amdjad Lawasa mengatakan dirinya siap menghadapi dugaan kasus hukum tukar guling aset di Kabupaten Poso yang dituduhkan kepadanya.
"Bukan mau melawan, tetapi mau menjelaskan posisi saya yang sesungguhnya," kata Amdjad sesaat setelah menyerahkan berkas pencalonan dirinya menjadi calon bupati Poso 2015-2020 di DPD Partai Demokrat, Jumat.
Kehadiran Amdjad saat mendaftarkan diri menjadi calon bupati dinantikan banyak wartawan karena saat ini dugaan kasus hukum tukar guling aset, proses hukumnya sudah menggelinding di Polda Sulawesi Tengah.
Kasus ini muncul saat nama Amdjad disebut-sebut akan mencalonkan diri menjadi Bupati Poso menggantikan Piet Inkriwang pada Pilkada akhir 2015.
Menanggapi hal itu Amdjad menganggap masalah tersebut bagian dari dinamika politik menjelang pemilihan kepala daerah.
"Politik ini sangat dinamis. Kita akan selesaikan masalah hukum mengenai saya," katanya.
Mantan Sekretaris Kabupaten Poso itu mengatakan dirinya yakin dengan proses penegakan hukum karena dirinya tidak terlibat dalam tukar guling aset berupa peralihan dermaga dengan sebidang tanah di Poso.
"Saya yakin apa yang saya lakukan selama ini tidak terkait masalah hukum," katanya.
Terkait kasus ini Polda Sulawesi Tengah sudah memeriksa Bupati Poso Piet Inkriwang sebagai saksi.
Dalam kasus ini Amdjad Lawasa ikut menandatangani dokumen berita acara tukar guling lahan tersebut. Bahkan polisi sudah menetapkan Amdjad sebagai tersangka.
Namun Amdjad menyangkal telah bertanda tangan di dokumen tersebut bahkan dirinya meminta agar tanda tangan tersebut diperiksa keasliannya.
"Nanti kita periksa keaslian tanda tangan itu, apakah asli atau dipalsukan," katanya.(skd)
Pewarta : Adha Nadjemuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
