Logo Header Antaranews Sulteng

Gorontalo Utara Alokasikan Rp2,5 Miliar Bangun RUSD

Selasa, 17 Juli 2012 10:03 WIB
Image Print
Kabupaten Gorontalo Utara (Gorontalo Utara)
Dana Rp2,5 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut, akan digunakan untuk merampungkan gedung RSUD.

Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar melalui APBD tahun 2012 untuk tahap akhir pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah 'Zainal Umar Sidiki'.

"Anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk penyelesaian empat unit gedung di rumah sakit itu, termasuk selasar yang menghubungkan antara satu bangunan dengan bangunan lainnya," jelas Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin, Selasa.

Selain itu, menurutnya, dipastikan pada tahun 2013 nanti, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tersebut akan menerima bantuan dana dari pemerintah pusat, sebesar Rp 10 miliar.

Ini, lanjutnya,, untuk pembangunan infrastrtruktur seperti Unit Gawat Darurat (UGD) dan kelengkapan peralatan medis lainnya, masing-masing Rp5 miliar.

"Rumah sakit yang saat ini belum melayani pasien rawat inap itu, sangat membutuhkan pengadaan alat-alat kesehatan dalam menunjang pelayanannya, sehingga kelengkapan termasuk tenaga kesehatan, akan segera dituntaskan," kata Bupati.

Sementara itu, dana Rp2,5 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut, akan digunakan untuk merampungkan gedung RSUD, termasuk mempercepat sambungan listrik ke lokasi rumah sakit bergerak yang sudah beroperasi sejak bulan Mei 2012.

"Hanya dibutuhkan dana sebesar Rp10 juta untuk pemasangan jaringan listrik di rumah sakit bergerak dan RSUD 'Zainal Umar Sidiki' ini," ujarnya.

Dikatakannya lagi, bantuan instalasi listrik terpasang ini diharapkan bisa menunjang pelayanan pasien yang akan dioperasi maupun rawat inap.

"Meskipun sebenarnya saat ini di rumah sakit bergerak telah disiapkan mesin genset yang merupakan bantuan operasional dari pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes)," paparnya.

Dalam kaitan pemasangan instalasi itulah, demikian Bupati, pihak rumah sakit harus memiliki jaringan PLN, agar nantinya bisa menjangkau kebutuhan penerangan yang sering dikeluhkan para tenaga medis.

"Pemerintah daerah optimis jika pelayanan di rumah sakit tersebut akan segera dilaksanakan, untuk menjangkau kebutuhan masyarakat dan optimalisasi pelayanan kesehatan gratis," demikian Bupati Indra Yasin.(MTO)



Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026